5 Fakta Menarik Perempat Final EURO Sepanjang Sejarah

BACA JUGA

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Perhelatan EURO 2020 sudah memasuki babak perempat final. Laga Swiss vs Spanyol akan membuka babak perempat final EURO kali ini. Pertandingan tersebut akan dihelat di St. Petersburg, Rusia, pada Jumat (2/7/2021) pukul 23.00 WIB.

Babak perempat final EURO baru dikenal pada 1996 ketika putaran final diikuti 16 tim. Sebelumnya, sejak 1980, fase grup hanya diikuti oleh 8 tim. Tim yang lolos dari fase grup itu lantas menjalani laga semifinal atau bahkan langsung final seperti di Belgia pada 1980.

- Advertisement -

Sejak EURO 1996, ada beberapa catatan menarik yang tertoreh pada babak 8 besar dengan format gugur. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik perempat final EURO sepanjang masa.

1. Portugal Tersering Main di Perempat Final EURO

Timnas Portugal menjalani perempat final EURO keenam secara beruntun saat lawan Polandia pada 2016.
Getty Images

Dari 1996 hingga 2020, tercatat ada 22 tim yang telah dan akan melakoni laga perempat final EURO. Peserta terbaru adalah timnas Swiss pada edisi sekarang. Adapun tim yang paling sering lolos ke babak ini adalah timnas Portugal yang ironisnya tak lolos pada kesempatan kali ini.

Sebelumnya, sejak 1996 hingga 2016, Portugal tak pernah gagal menembus babak perempat final. Pada 2016, mereka bahkan juara. Di belakang Seleccao das Quinas, ada Italia dan Prancis yang sama-sama lima kali lolos ke babak ini. Italia pada 2000, 2008, 2012, 2016, dan 2020, sedangkan Prancis pada 1996, 2000, 2004, 2012, dan 2016.

2. 37,5 Persen Harus Ditentukan Adu Penalti

Jerman vs Italia termasuk dalam 9 laga perempat final EURO yang berlangsung hingga adu penalti.
Getty Images

Hingga EURO 2016, telah tersaji 24 pertandingan yang berlangsung pada babak perempat final EURO. Dari jumlah itu, ada 9 pertandingan atau 37,5 persen yang pemenangnya harus ditentukan oleh adu penalti. Dari 6 edisi EURO, hanya gelaran di Belanda dan Belgia pada 2000 yang seluruh laga perempat final berakhir dalam 90 menit.

Adapun tim yang tersering menjalani adu penalti adalah Inggris dan Italia. Keduanya sama-sama tiga kali melakoninya. Mereka bahkan saling bunuh lewat tos-tosan pada EURO 2012. Sisanya, The Three Lions kala menghadapi Spanyol (1996) dan Portugal (2004). Adapun Gli Azzurri saat melawan Spanyol (2008) dan Jerman (2016).

3. Hanya Lima Laga Tanpa Gol

Laga Inggris vs Italia pada 2012 jadi satu di antara 5 laga yang tak menghasilkan gol dalam 120 menit di perempat final.
Getty Images

Di antara 24 pertandingan perempat fial EURO dari 1996 hingga 2016, total tercipta 61 gol atau 2,54 gol per laga. Tercatat hanya 5 pertandingan yang berakhir tanpa gol. Dua laga pada EURO 1996, lalu satu laga masing-masing pada 2004, 2008, dan 2012.

Timnas Inggris dan timnas Italia sama-sama telah mengalami 2 pertandingan perempat final EURO yang tak berhias gol dalam 120 menit. Salah satunya saat bersua satu sama lain pada EURO 2012. Sisanya, The Three Lions mengalaminya saat menghadapi Spanyol pada 1996, sedangkan Gli Azzurri ketika melawan Spanyol pada 2008.

4. Timnas Jerman Paling Produktif

Jerman dengan 10 gol adalah tim paling produktif sepanjang sejarah perempat final EURO.
Getty Images

Meskipun gagal lolos ke perempat final EURO 2020, timnas Jerman masih menjadi tim paling produktif pada babak ini. Total, Die Mannschaft telah mengemas 10 gol. Mereka unggul atas Portugal (8 gol), dan Prancis (7 gol). Adapun di antara peserta 8 besar kali ini, tim tersubur adalah Rep. Cheska dengan 4 gol.

Timnas Jerman mengemas 10 gol dalam 4 laga perempat final, yakni pada 1996, 2008, 2012, dan 2016. Koleksi gol Die Mannschaft terbantu oleh kemenangan pada 8 besar EURO 2012 dan 2016. Pada EURO 2008, mereka menang 3-2 atas Portugal, sedangkan pada EURO 2012 menaklukkan Yunani 4-2.

5. Dua Laga Berhias 7 Gol

Dari 24 pertandingan perempat final EURO sejak 1996 hingga 2016, tercatat ada 2 pertandingan yang menghasilkan paling banyak gol. Itu adalah laga Belanda vs Yugoslavia dan Prancis vs Islandia. Kedua pertandingan tersebut sama-sama menghasilkan 7 gol.

Pada perempat final Piala Eropa 2000, Belanda yang jadi salah satu stuan rumah menang telak 6-1 atas Yugoslavia. Mereka bahkan unggul 6-0 sebelum ada gol balasan pada menit ke-90. Adapun Prancis menekuk Islandia 5-2 pada perempat final Piala Eropa 2016 di kandang sendiri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img