5 Modal Milan untuk Kalahkan Roma

BACA JUGA

Yosua Eka Putra
Football, music, movie and snack addict. Online Journalist @Football5star. Goalkeeper. #ENFJ

Banner Footbal Live Star-Football5starFootball5star.com, Indonesia – Kekalahan dari Napoli melecut motivasi AC Milan. I Rossoneri termotivasi untuk mengamankan poin penuh saat menjamu AS Roma pada pekan ketiga Serie A 2018-19 di San Siro, Jumat (31/8/2018).

Pelatih Gennaro Gattuso memang masih harus membereskan sejumlah masalah di timnya. Kendati begitu, kubu lawan juga memiliki kelemahan yang terlihat ketika ditahan Atalanta dengan skor 3-3 pada laga sebelumnya.

- Advertisement -

Laga ini tidak akan berjalan mudah bagi Milan. Pelatih Gennaro Gattuso diharap bisa menghadirkan solusi terbaik, terutama memanfaatkan lini belakang Roma yang rentan.

Itu didukung pernyataan pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, yang tidak puas dengan kinerja Kostas Manolas ketika menjamu Atalanta. “Jika bisa, saya sudah mengganti semua pemain bertahan,” keluhnya.

Berikut ini adalah 5 modal AC Milan untuk kalahkan AS Roma pada pekan ketiga Serie A 2018-19 di San Siro:
Faktor Gattuso
- Advertisement -

Gennaro Gattuso putuskan ritiro, dua eks penggawa Milan berbeda pendapat.

Gattuso ditunjuk sebagai pengganti Vincenzo Montella di kursi pelatih Milan pada November lalu. Sejak saat itu, I Rossoneri menunjukkan perubahan positif secara perlahan.

- Advertisement -

Salah satu laga terbaik Gattuso adalah ketika menang 2-0 di kandang Roma pada Februari lalu. Ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi dia untuk mengulang catatan positif yang sama ketika menjamu I Giallorossi di San Siro.

 

Lini Belakang Roma Rentan

AS Roma vs Atalanta-Serie A-Zimbio

Milan patut meniru Atalanta. La Dea berhasil memanfaatkan rentannya lini belakang Roma pada pekan kedua Serie A musim ini.

Meski bertandang ke Stadion Olimpico, Atalanta mampu mencetak tiga gol meski akhirnya skor berakhir imbang 3-3. Itu tidak lepas dari koordinasi buruk antara Kostas Manolas, Federico Fazio dan Robin Olsen di sektor pertahanan.

Dengan mudahnya, Duvan Zapata dan Emiliano Rigoni menusuk ke merangsek ke kotak penalti Roma. Dengan kecepatan Suso dan Fabio Borini, Milan pun punya peluang untuk melakukan hal serupa.

 

Teknik Individu

Suso betah berada di Milan (zimbio)

Milan diberkahi dengan sejumlah pemain yang punya teknik individu dan dribel apik. Gattuso bisa memaksimalkan peran Suso untuk membongkar tembok pertahanan Roma.

Berdasarkan statistik WhoScored, winger Spanyol itu mencatatkan dribel berhasil terbanyak di kubu I Rossoneri (4). Tiga pemain lainnya mencatatkan dua dribel berhasil, yakni Giacomo Bonaventura, Ricardo Rodriguez dan Fabio Borini.

 

Serangan Balik

Suso Fabio Borini AC Milan

Gattuso bisa memanfaatkan serangan balik untuk menghukum pertahanan Roma. Pasukan Eusebio Di Francesco sering kedodoran ketika mengantisipasi serangan balik Atalanta.

Daniele De Rossi mulai termakan usia, sedangkan pergerakan Manolas dan Fazio tergolong lamban. Ini bakal menjadi sasaran empuk Suso dan Borini yang punya kecepatan.

Selain itu, Alessandro Florenzi dan Aleksandar Florenzi beberapa kali terlambat turun setelah membantu penyerangan.

 

Roma Lambat Panas
bryan cristante vs atalanta
@ASRomaEN

Roma ibarat mesin diesel. Daniele De Rossi kerap terlambat panas dalam permainan. Setidaknya, itu terjadi pada dua laga awal Serie A musim ini.

Tiga dari empat gol I Giallorossi baru tercipta pada babak kedua. Bahkan, dua di antaranya datang pada pengujung pertandingan.

Berbeda dengan Milan. Mengandalkan bola pendek dan serangan dari sayap, I Rossoneri langsung “on fire” sejak menit awal.

Kini, tinggal bagaimana Gattuso menginstruksikan para pemainnya untuk menjaga fokus selama laga berjalan dan mencuri gol cepat. Mereka sukses membobol gawang Napoli dua kali sebelum kalah 2-3 dari Napoli pada laga terakhir.

 


https://www.instagram.com/p/BmuTPtGji8x/?taken-by=football5star

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img