9 Talenta Muda Bayern Munich Coba Pikat Hati Julian Nagelsmann

BACA JUGA

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Julian Nagelsmann telah memulai latihan perdananya sebagai pelatih Bayern Munich. Tentu saja, sesi latihan itu belum diikuti secara lengkap oleh para pemain utama. Sebagian besar masih menjalani liburan setelah mengikuti pentas EURO 2020 bersama timnas masing-masing.

Nagelsmann baru akan memimpin skuat secara lengkap pada awal Agustus mendatang. Pasalnya, Joshua Kimmich, Thomas Mueller, dan kapten Manuel Neuer baru dijadwalkan bergabung kembali pada 31 Juli. Mereka diberi masa liburan lebih lama karena selalu tampil dalam empat laga timnas Jerman di EURO 2020.

- Advertisement -

Tanpa pemain-pemain utama, sesi latihan Bayern bersama Nagelsmann jadi kesempatan unjuk gigi bagi sejumlah talenta muda yang membela tim-tim junior Die Roten. Seperti dirilis di laman resmi, ada 9 talenta muda yang diajak berlatih dengan Sven Ulreich dkk. Berikut ini adalah profil mereka.

1. Josip Stanisic

Josip Stanisic berpeluang memikat Julian Nagelsmann setelah debut di Bundesliga pada musim lalu.
sport.de

Bek kanan berumur 21 tahun ini baru saja menandatangani kontrak profesional pada 1 Juli lalu. Dia diikat Bayern Munich hingga 2023. Dalam dua musim terakhir, talenta muda berdarah Jerman-Kroasia ini sudah membela Bayern Amatir di Divisi III.

- Advertisement -

Bergabung dengan tim utama Bayern bukan hal baru bagi Stanisic. Musim lalu, dia bahkan sudah melakukan debutnya di Bundesliga ketika Die Roten imbang 1-1 dengan Union Berlin pada spieltag ke-28. Selain itu, dia juga sempat 3 kali masuk skuat, 2 kali di Bundesliga dan 1 kali di Liga Champions.

Pada latihan bersama Nagelsmann, Stanisic menorehkan catatan apik. Dia tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam latihan Die Roten bersama sang pelatih baru. Ini jadi modal tersendiri untuk coba mengganggu posisi Benjamin Pavard dan Bouna Sarr di sisi kanan pertahanan Bayern.

2. Christopher Scott

Christoper Scott bisa naik kelas lagi pada musim ini.
bundesliga.com
- Advertisement -

Didatangkan pada Januari 2020 untuk tim U-19, Christopher Scott langsung melompat ke tim Bayern II setelah hanya menjalani 5 pertandingan. Sejak 22 November 2020, pemain berumur 19 tahun ini jadi salah satu andalan tim yang jelang akhir musim ditangani Martin Demichelis.

Seperti Josip Stanisic, Scott juga tidak asing dengan tim utama Bayern. Dari pekan ke-27 hingga 30, dia selalu berada di skuat tim asuhan Hansi Flick. Dia bahkan sempat diturunkan dalam dua pertandingan sebagai gelandang serang, yakni 24 menit ketika melawan Union Berlin dan 3 menit saat menghadapi eks klubnya, Bayer Leverkusen.

Bersama Bayern II pada musim lalu, Scott menempati banyak posisi. Dia tercatat 6 kali turun sebagai gelandang serang, 6 kali pula sebagai second striker, 3 kali sebagai gelandang kanan, 3 kali sebagai winger kiri, dan masing-masing 1 kali sebagai gelandang kiri dan gelandang tengah.

3. Remy Vita

Remy Vita bisa jadi opsi Julian Nagelsmann untuk back-up Alphonso Davies.
ran.de

Didatangkan dari ESTAC Troyes pada Oktober 2020, Remy Vita langsung jadi andalan Bayern II yang berlaga di Divisi III. Meskipun berposisi bek kiri, pemain berumur 20 tahun ini mampu mencetak 2 gol dalam 25 penampilan bersama Nicolas Feldhahn dkk. di Divisi III.

Seperti Josip Stanisic dan Christopher Scott, Vita termasuk dalam skuat Bayern saat menghadapi Union Berlin pada spieltag ke-28. Bedanya, dia tak diberi kepercayaan bermain oleh Hansi Flick. Di posisi bek kiri, sang pelatih justru menempatkan Stanisic selama 90 menit.

Vita disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang diproyeksi naik dari akademi Bayern. Kekuatannya terletak pada kemampuan melakukan tusukan di sisi kiri dan dribel. Andai mampu menunjukkan kemampuannya secara konsisten, dia mungkin jadi opsi bagi Julian Nagelsmann untuk setidaknya menjadi back up bagi Alphonso Davies.

4. Malik Tillman

Malik Tillman mendapatkan suntikan moral setelah musim lalu bergelut dengan cedera ligamen lutut.
bayernszektor.hu

Nama Malik Tillmann sudah menghiasi tim junior Bayern Munich sejak 2015-16. Kala itu, dia diangkut dari SpVgg Greuther Fuerth saat masih berumur 13 tahun. Total, dia sudah tampil dalam 88 laga bersama tim U-17, U-19, dan Bayern II. Dalam 88 laga itu, striker berdarah AS tersebut mampu membukukan 37 gol dan 21 assist.

Dipanggil untuk ikut latihan tim utama Bayern bersama Julian Nagelsmann jadi suntikan moral tersendiri bagi Tillman. Pasalnya, striker berumur 19 tahun itu baru saja melewati musim buruk. Sepanjang 2020-21, dia harus menepi 264 hari karena cedera ligamen lutut. Padahal, dia seharusnya jadi andalan di lini depan sepeninggal Kwasi Wriedt.

5. Jamie Lawrence

Si bongsor Jamie Lawrence mendapat kesempatan berlatih di bawah asuhan Julian Nagelsmann.
Getty Images

Jamie Lawrence adalah salah satu pemain andalan Bayern Munich II di Divisi III pada musim lalu. Dia total tampil dalam 28 pertandingan dengan 2.229 menit tampil di lapangan. Sosoknya sangat mudah dikenali karena tinggi badannya yang 2 meter.

Lawrence sudah cukup lama bergabung dengan Die Roten. Dia ditarik dari Kirchheimer SC pada 2017. Setiap musim, bek yang kini berumur 19 tahun itu selalu naik kelas, dari tim U-16 ke U-17, lalu ke U-19, dan musim lalu dipercaya membela tim Bayern II. Di tengah tanda tanya komposisi pemain di jantung pertahanan Bayern Musim depan, Lawrence mungkin bisa jadi pilihan Julian Nagelsmann andai mampu tampil meyakinkan.

6. Armindo Sieb

Armindo Sieb mendapat kesempatan berlatih dengan tim utama Bayern Munich.
fcbayern.com

Sosok Armindo Sieb disebut-sebut sebagai talenta masa depan Jerman. Bukan apa-apa, pada 2018-19 dan 2019-20, dia tampil moncer bersama tim U-17 TSG 1899 Hoffenheim. Dalam dua musim beruntun, dia selalu mencetak 10 gol. Hal itu pula yang membuat Bayern merekrutnya pada Juli 2020.

Akan tetapi, kiprahnya bersama Die Roten terhambat cedera ligamen ankle. Empat bulan lamanya dia harus melupakan rumput hijau. Sieb baru kembali membela Bayern II pada 13 Februari 2021. Itu pun hanya dalam tiga laga. Sempat tak dilirik, dia tak pernah absen dari pekan ke-30 hingga 38 dengan torehan 2 gol dan 2 assist.

7. Torben Rhein

Torben Rhein adalah talenta terbaik di tim junior Bayern Muich yang bisa dimanfaatkan Julian Nagelsmann.
vfb-luebeck.de

Dalam umur 18 tahun, Torben Rhein sudah dipercaya naik kelas ke Bayern II pada musim lalu. Itu karena dia tampil apik bersama tim U-19 dengan torehan 6 gol dan 6 assist dalam 21 pertandingan. Meskipun hanya tampil 11 kali pada musim lalu, Rhein mampu mencetak 2 gol bagi Bayern II.

Rhein masuk ke tim Bayern II pada masa yang buruk. Tak heran bila dalam 11 laga bersamanya, tim cadangan Die Roten itu hanya mampu mendulang 1 kemenangan dan akhirnya terdegradasi ke Regionalliga karena finis di posisi ke-18. Toh, itu tak mencegahnya untuk diundang ke latihan tim utama bersama Julian Nagelsmann.

8. Johannes Schenk

Johannes Schenk ikut berlatih dengan Sven Ulreich dan Ron-Thorben Hoffmann.
abendzeitung-muenchen.de

Kiper berumur 18 tahun ini sudah 4 tahun membela panji Bayern Munich. Johannes Schenk diangkut dari 1.FC Nuernberg pada Juli 2017. Setelah membela tim U-16 dan U-17, dia naik ke tim U-19 pada musim lalu. Dia bahkan sempat 6 kali menjadi kiper cadangan tim Bayern II.

Schenk mendapat kesempatan berlatih dengan tim utama Bayern Munich karena Manuel Neuer masih menjalani masa liburan, sedangkan Alexander Nuebel sudah resmi dipinjamkan ke AS Monaco. Alhasil, dia menemani Ron Thorben-Hoffmann dan kiper yang kembali ke Bayern, Sven Ulreich.

9. Taylor Booth

Taylor Booth musim lalu dipinjamkan dari Bayern II ke St. Poelten di Bundesliga Austria.
Getty Images

Taylor Booth masuk ke Bayern Munich pada akhir Januari 2019, hanya sebulan setelah dilepas oleh Akademi Zions Bank Real. Dia dipercaya untuk memperkuat lini tengah tim U-19 Bayern. Pada musim lalu, dia dipromosikan ke tim Bayern II yang berlaga di Divisi III. Namun, dia kesulitan mendapat kesempatan bermain.

Pada awal Februari 2021, Booth akhirnya dipinjamkan ke SKN St. Poelten di Bundesliga Austria. Di sana, dia turun dalam 17 pertandingan dengan torehan 3 gol dan 2 assist. Itu jadi modal yang baik untuk menjalani musim 2021-22. Tak dinyana, dia malah dipercaya berlatih bersama tim utama di bawah asuhan Julian Nagelsmann.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img