AC Milan Jadi Juru Kunci Grup B, Stefano Pioli Sesalkan Hal Ini

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengakui bahwa ada penyesalan setelah timnya gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions karena kalah dari Liverpool 2-1, (8/12/21). Menurut Pioli, timnya seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di dua laga kandang.

- Advertisement -

Kekalahan melawan Liverpool bukan hanya membuat I Rossoneri gagal lolos ke babak 16 besar, tapi juga gagal lolos ke Liga Europa karena finis di posisi juru kunci Grup D dengan hanya mengumpulkan 4 poin saja.

AC Milan vs Liverpool - Liga Champions - uefa. com
uefa.com

Pioli mengatakan bahwa dia menyesalkan dua hasil di dua laga kandang sebelumnya. Kekalahan 2-1 melawan Atletico Madrid pada pekan kedua, dan hasil imbang 1-1 melawan Porto pada pekan ke-4.

- Advertisement -

“Kami tahu grup ini sangat sulit, dan begitu juga pertandingan malam ini, tetapi sayangnya kami tidak dapat mempertahankan tempo yang cukup tinggi dan kami membuat terlalu banyak kesalahan, yang pada level ini mahal,” kata Pioli seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport Italia.

“Ada penyesalan, karena saya pikir kami pantas mendapatkan lebih, terutama melawan Atletico Madrid dan Porto di kandang. Karena itu, itu bisa terjadi pada level ini untuk skuat yang tidak berpengalaman.

- Advertisement -

“Kami telah melihat jenis lawan yang ada di Eropa, kualitas dan fokus yang dibutuhkan, jadi kami akan belajar dari itu. Tetapi tetap di Eropa adalah tujuan kami, namun kami akan mencoba mengambil pelajaran dari pengalaman ini dan terus berkembang.”

Stefano Pioli: AC Milan Menderita dari Segi Mentalitas

AC Milan Jadi Juru Kunci Grup B, Stefano Pioli Sesalkan Hal Ini (Virgilio Sport)
Virgilio Sport

Ini pertama kalinya Milan bermain di Liga Champions setelah absen selama tujuh tahun. Pioli mengakui bahwa timnya belum memiliki mentalitas dan pengalaman untuk bermain di kompetisi teratas Eropa itu.

“Saya sedikit terkejut dengan Porto, tetapi ini adalah tim yang terbiasa dengan Liga Champions, sedangkan ini adalah pertama kalinya bagi banyak dari kami, jadi kami sedikit menderita dalam hal mentalitas dan persiapan,” ujarnya.

“Kami bisa memiliki kualitas lebih hari ini (lawan Liverpool) dan meningkatkan tempo, tetapi babak pertama cukup baik. Kami harus tetap solid dan saya pikir kami melakukannya sampai (mereka) menyamakan kedudukan.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img