Nostalgia Hari Ini: Quintrick Alan Shearer di St James Park

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Alan Shearer menjadi salah satu striker yang mampu mencetak 5 gol dalam satu pertandingan alias quintrick. Catatan mengagumkan Shearer ini ditorehkannya ke gawang Sheffield Wednesday pada 19 September 1999.

- Advertisement -

Di laga itu Newcastle United meraih kemenangan telak 8-0 atas Sheffield, rekor kemenangan tertinggi sejak restrukturisasi kompetisi Liga Inggris. Yang menjadi mengesankan, utamanya bagi pendukung The Magpies, kondisi tim saat itu berada di kondisi mengkhawatirkan.

Nostalgia Hari Ini: Quintrick Alan Shearer di St James Park

Di awal musim 1999-2000, Newcastle United alami hasil buruk. Ruud Gullit, pelatih di awal musim harus dipecat pada 28 Agustus setelah serangkain hasil buruk. Manajemen menunjuk Sir Bobby Robson sebagai pengganti.

Laga melawan Sheffield menjadi laga kandang pertama Sir Bobby. Sebelum laga lawan Sheffield, Newcastle menelan 6 kekalahan dan 1 hasil imbang, catatan yang membuat suporter mereka gerah.

Sir Bobby Robson diharapkan bisa membawa angin perubahan bagi Newcastle United dan Sheffiled jadi tantangan pertamanya. Sir Bobby tetap mempercayakan lini depan Shearer, meski ia sebelumnya tidak pernah mencetak lebih dari 3 gol di satu pertandingan.

Nostalgia Hari Ini: Quintrick Alan Shearer di St James Park

Alan Shearer Cetak 5 dari 8 gol Newcastle United

Newcastle United langsung tunjukkan permainan tempo cepat sejak awal babak pertama. Gawang Sheffield pada menit ke-11 sudah dibobol lewat aksi Aaron Hughes.

Aksi Alan Shearer di mulai pada pertengahan babak pertama. Menit ke-30, memanfaatkan umpan dari Nolberto Solano, Shearer sukses menaklukkan Kevin Pressman untuk kali pertama.

Tiga menit kemudian, Shearer menambah golnya lewat eksekusi penalti setelah Emerson Thome melakukan handball di kotak terlarang.

Nostalgia Hari Ini: Quintrick Alan Shearer di St James Park

Belum puas dengan dua gol, menit ke-42, Shearer mencetak hat-trick ke gawang Sheffiled. Gol ketiga ini dicetaknya setelah mengkonversi umpan dari Kieron Dyer. Empat menit kemudian, giliran Dyer yang mencetak gol.

Pada babak pertama, Newcastle sudah unggul 5-0. Babak kedua, Newcastle tak mengendurkan serangan. Tiga gol tambahan dicetak lewat Gary Speed pada menit ke-78 dan dua gol Shearer, masing-masing pada menit ke-81 dan 84.

“Kemenangan ini sudah lama diinginkan oleh suporter. Ini pantas untuk ditunggu tetapi kami tidak boleh terbawa suasana. Kami masih berada di urutan kedua terbawah sehingga masih harus bekerja keras,” kata Alan Shearer usai pertandingan.

Di akhir musim, racikan Sir Bobby Robson mampu membawa Newcastle lolos dari jurang degradasi dan finish di urutan ke-11. Shearer sendiri pada musim itu total mengoleksi 23 gol di Liga Inggris.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img