Alexandre Polking: Kalahkan Indonesia di Final Piala AFF 2020 adalah Pembebasan

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kemenangan timnas Thailand atas timnas Indonesia pada final Piala AFF 2020 punya makna tersendiri bagi Alexandre Polking. Pelatih Changsuek itu mengakui kemenangan tersebut jadi sebuah pembebasan bagi dirinya yang kadung dicap sebagai pelatih tanpa prestasi.

Sejak menekuni karier sebagai pelatih sepak bola, Polking memang baru meraih trofi juara bersama Thailand di Piala AFF 2020. Sebelumnya, dia tak pernah juara bersama tim-tim yang ditanganinya. Selama 6 tahun menangani Bangkok United, prestasinya hanya mengangkat dari status medioker menjadi papan atas.

- Advertisement -

Tak heran bila Polking begitu senang dan lega setelah Thailand menang atas Indonesia dengan agregat 6-2 pada laga final Piala AFF 2020 di Singapura. Dia merasa terbebas dari satu belenggu, yaitu cap sebagai pelatih yang tak berprestasi. Juara Piala AFF setidaknya bisa membuktikan hal itu.

Juara Piala AFF 2020 bersama timnas Thailand jadi gelar pertama Alexandre Polking sebagai pelatih.
the-afc.com

“Tentu saja, ini penting bagi saya secara pribadi. Jujur saja, saya tahu ada cap bahwa saya mungkin pelatih bagus, tapi bukan pemenang. Gelar ini membantu saya agar orang-orang tak berpikiran begitu lagi,” urai Alexandre Polking seperti dikutip Football5Star.com dari wawancara dengan Thai Football League.

- Advertisement -

Hal yang membuat Polking lega, kesuksesan itu juga memenuhi target. “Kami sangat senang. Saat awal, ketika ditunjuk jadi pelatih, saya sudah katakan bahwa kami punya target yang jelas, yaitu juara Piala AFF. Kami memang tak punya waktu yang cukup (untuk melakukan persiapan), tapi punya pemain-pemain terbaik,” ujar dia.

Alexandre Polking Tak Mau Berubah

Meskipun demikian, Alexandre Polking tak mau berubah. Dia menegaskan, trofi juara bukanlah hal terpenting. Sebagai orang yang mencintai sepak bola, dia menikmati permainan dan proses menangani sebuah tim. Baginya, trofi juara bukanlah segala-galanya atau yang utama di sepak bola.

- Advertisement -

“Keberhasilan itu tak akan mengubah saya. Itu tak akan mengubah cara kerja saya. Saya tetap yakin bahwa saya sudah melakukan hal yang bagus bersama para pemain saat di Bangkok United meskipun kami tak juara. Kami bukan siapa-siapa waktu itu, tapi kini jadi 3 besar klub di negeri ini,” kata pria blasteran Brasil-Jerman tersebut.

Alexandre Polking tetap mengutamakan proses ketimbang hasil.
Twitter @Changsuek_TH

Lebih jauh, Polking menegaskan, gelar juara Piala AFF 2020 memang jadi semacam pembebasan dari beban yang ada di punggungnya selama ini. Namun, pencapaian terbesar sesungguhnya adalah permainan Thailand sepanjang turnamen. “Gelar juara adalah konsekuensi dari hal yang kami lakukan bersama-sama,” ucap dia.

Alexandre Polking pun tak mau mengklaim kesuksesan Thailand menjuara Piala AFF 2020 sebagai prestasinya. Dia mengatakan, keberhasilan itu karena kualitas para pemain yang dimiliki Changsuek. Menurut dia, kualitas itu pula yang membuat mereka mampu tumbuh bersama meskipun hampir tanpa persiapan sama sekali.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img