Amarah Cristiano Ronaldo Jadi Berkah untuk Bayi 6 Bulan di Serbia

BACA JUGA

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Akhir pekan lalu, Cristiano Ronaldo menyita perhatian publik sepak bola dunia. Gara-garanya, dia melempar ban kapten dan meninggalkan lapangan sebelum laga timnas Portugal melawan Serbia usai. Dia kecewa atas putusan wasit Danny Makkelie yang tak mengesahkan golnya yang seharusnya membuat kedudukan 3-2.

Tak dinyana, insiden yang menghebohkan itu ternyata jadi berkah bagi bayi berumur 6 bulan di Kragujevac, sebuah kota di Serbia. Berkat ban kapten yang dibanting Ronaldo, bayi itu bisa mendapatkan uang untuk mengobati penyakit yang dideritanya.

- Advertisement -

Setelah dibanting, ban kapten milik Ronaldo ternyata tak diambil oleh pemain ataupun ofisial timnas Portugal. Ban kapten itu kemudian ditemukan dan dipungut seorang pekerja Stadion Rajko Mitic. Dia lantas memberikan itu kepada lembaga amal untuk dilelang.

“Lelang ini ditujukan untuk perawatan bayi 6 bulan, Gavrilo Djurdjevic, dari Kragujevac, Serbia, yang didiagnosis menderita atropi otot tulang belakang. Dibutuhkan dana 2,5 juta euro untuk perawatan yang dapat menyelamatkan hidupnya,” urai lembaga itu seperti dikutip Football5Star.com dari deo Limundo Grada.

Tawaran awal untuk ban kapten Ronaldo itu adalah 1.000 dinar Serbia atau 8,5 euro. Namun, tawaran tertinggi hingga Rabu (31/3/2021) pukul 10.40 WIB sudah mencapai 1.280.000.130 dinar (sekitar 10,9 juta euro). Adapun lelang akan ditutup pada 2 April 2021 pukul 9.39 waktu setempat.

Ronaldo Tuai Kecaman

Lelang untuk pengobatan Gavrilo Djurdjevic jadi penghiburan tersendiri bagi Cristiano Ronaldo. Maklum saja, setelah insiden itu, dia dihujani kritik. Eks pemain Portugal, Fernando Meira, menilai hal itu tidak sepatutnya dilakukan seorang kapten dan pemain penting di timnas Portugal meskipun kekecewaan yang dirasakan begitu besar.

Kecaman juga dilontarkan legenda Juventus dan Italia, Alessandro Del Piero. Senada dengan Meira, eks pemain yang kini membuka usaha restoran itu menilai Ronaldo terlalu berlebihan menyikapi kejadian di lapangan.

“Itu reaksi yang berlebihan. Dia tak seharusnya berlaku seperti itu. Marah dan protes kepada wait itu lumrah. Namun, membanting ban kapten dan ngeloyor ke luar lapangan terlalu berlebihan bagi seseorang yang jadi kapten dan figur ikonik seperti dia,” ucap Del Piero kepada ESPN.

Meskipun demikian, Cristiano Ronaldo tidak mendapatkan hukuman. Pelatih Fernando Santos tetap memasang megabintang Juventus itu saat timnas Portugal menang 3-1 di kandang Luksemburg. Salah satu gol kemenangan pada laga itu dibuat sang kapten.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img