Andrea Agnelli: Juventus Lebih Besar dari Cristiano Ronaldo

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mengungkapkan dia tak terlalu menyesal melepas Cristiano Ronaldo musim panas lalu. Agnelli mengatakan bahwa Juventus lebih besar dari pemain timnas Portugal itu.

Juve merekrut Ronaldo dari Real Madrid pada 2018 dengan harga 110 juta euro. Total dia mencetak 101 gol dari 134 laga bersama I Bianconeri sebelum akhirnya dijual ke Manchester United dengan harga murah 15 juta euro.

Andrea Agnelli Juventus Lebih Besar dari Cristiano Ronaldo (@juventus)
@juventus
- Advertisement -

Agnelli mengatakan bahwa satu-satunya penyesalannya terhadap Ronaldo adalah dia bermain 1,5 tahun di Juventus dalam keadaaan tanpa penonton.

“Itu suatu kehormatan dan kesenangan (memiliki Ronaldo). Dan jika kita berpikir tentang apa yang telah terjadi di lapangan, kita tidak bisa secara simbolis memuji Cristiano dan berterima kasih atas performanya,” ucap Agnelli seperti dikutip Football5Star.com dari ilbianconero.com.

- Advertisement -

“Satu-satunya yang disayangkan adalah selama satu setengah tahun dari tiga tahun, kami bermain tanpa penonton.

“Morata benar ketika dia mengatakan bahwa jersi Juventus membawa tanggung jawab. Saya bertanggung jawab atas klub ini dan Juventus lebih besar dari siapa pun yang mendapat kehormatan untuk berpartisipasi di jalur ini.”

Andrea Agnelli Masih Belum Menyerang dengan Liga Super Eropa

Andrea Agnelli Juventus Lebih Besar dari Cristiano Ronaldo (Sky Sports)
Sky Sports
- Advertisement -

Juventus, Barcelona dan Real Madrid adalah tiga klub yang masih percaya dengan proyek Liga Super Eropa. Agnelli menjelaskan hal itu.

“Liga Super Eropa, konsekuensi pada ECA dan UEFA, untuk peran yang dipegang Real Madrid, Barcelona dan hari ini kami menunggu keputusan dari Pengadilan Eropa,” lanjut Agnelli.

“Liga Super Eropa adalah pengakuan dari 12 klub bahwa sepakbola menolak perubahan untuk mempertahankan kelas politik yang tidak mengambil risiko, tidak bersaing tetapi hanya ingin menguangkan.

“Saya tidak ingin menyerah, dan saya tidak melakukannya kemarin, saya tidak akan melakukannya besok. Sistem membutuhkan perubahan dan Juve ingin menjadi bagian darinya. Tapi hanya melalui dialog konstruktif, untuk semua orang.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img