Arema FC Disindir Arie Kriting: Tragedi Kok buat Bisnis!

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC disindir oleh stand up comedian, Arie Kriting yang menjual jersey dengan menulis jumlah korban Tragedi Kanjuruhan. Kondisi tersebut bikin Arie heran karena tragedi tersebut seakan-akan menjadi bisnis bagi klub asal Malang itu.

Seperti diketahui, klub berjuluk Singo Edan itu baru saja merilis jersey terbaru untuk Liga 1 2023-24. Dengan warga kebesaran klub, yakni biru, jersey ini menjadi buah bibir. Namun, hal itu bukan karena desainnya yang bagus. Tapi ada tulisan 135 dengan menggunakan aksara jawa.

- Advertisement -
Arema FC Disindir Arie Kriting: Tragedi Kok buat Bisnis!
Surya Malang

Tentu, angka 135 itu menggambarkan jumlah korban Tragedi Kanjuruhan yang pecah, 1 Oktober 2022. Manajemen Arema pun sengaja menambahkan angka itu dengan tujuan membawa spirit korban kepada pemain untuk terus berjuang di atas lapangan. Namun hal itu justru mengundang tanda tanya, termasuk dari Arie Kriting.

“Ngapain membawa spirit dari 135 korban untuk pemain di lapangan. Yang utama itu membawa keadilan buat 135 korban yang sampai sekarang belum terlihat sama sekali. Tragedi kok dipakai buat bisnis. Isiiinnn,” tulis Arie komentari jersey Arema FC itu.

- Advertisement -

Manajemen Arema FC Langsung Merevisi dan Tak Jual Jersey Tersebut

Banyaknya kritikan yang datang akhirnya bikin manajemen Arema mengubah jersey yang digunakan buat tim. Mereka menyebut kalau jersey yang beredar itu hanyalah contoh saja, tak dijual. Mereka pun berterima kasih atas kritikan dari masyarakat.

Arema FC Disindir Arie Kriting: Tragedi Kok buat Bisnis!
Ervan Satrio/Football5Star

“Ya, terima kasih sebelumnya kami sampaikan atas saran dan masukan terkait beredarnya jersey home yang sempat kita display saat perkenalan di hadapan awak media beberapa waktu lalu. Untuk yang akan digunakan saat pertandingan dipastikan sesuai dengan aksara jawa yang benar-benar sesuai. Kami pertegas bahwa jersey home dengan simbol 135 hanya dipakai untuk pemain saat pertandingan. Ini berbeda dengan kebutuhan merchandise,” kata Manajer Arema FC Official Store, Tjiptadi Purnomo.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img