Arema FC Terpuruk Tapi bukan Berarti Tak Boleh Bangkit

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Komisaris Arema FC, Tatang Dwi Arifianto tak memungkiri timnya terpuruk. Namun mereka harusnya dipahami sedang berusaha untuk bangkit, termasuk menyiapkan kompetisi yang kabarnya akan segera dilanjutkan.

Seperti diketahui, para pemain Singo Edan jelas sangat terpukul karena insiden memilukan di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022. Mereka yang kalah dari Persebaya Surabaya jelas tak menyangka kalau akan berujung kepada meninggalnya 132 jiwa di Stadion Kanjuruhan.

Arema FC Terpuruk Tapi bukan Berarti Tak Boleh Bangkit
- Advertisement -

Apalagi, pemain Arema FC disebut sempat membantu korban yang berlindung di ruang ganti sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Kondisi ini tentunya mengganggu mentalitas para pemain.

Nah belakangan Singo Edan mulai kembali berlatih menyambut lanjutan Liga 1. Namun, mereka dikritik karena dianggap tak peduli dengan usaha suporter mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan karena tetap latihan.

Arema FC Terpuruk Tapi bukan Berarti Tak Boleh Bangkit
- Advertisement -

“Kondisi Arema kini terpuruk, tapi bukan berarti kita tidak bangkit. Kami menerima segala konsekuensinya. Namun, kami membutuhkan dukungan untuk kembali bertanding di kompetisi,” ungkap Tatang dikutip dari Wearemania.

Justru Arema FC Ingin Tunaikan Permintaan Keluarga Korban

Tatang Dwi Arifianto menyebut kalau skuatnya justru ingin menunaikan permintaan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang meminta Singo Edan tetap berjuang. Makanya, mereka pun meminta semuanya mengerti.

Arema FC Terpuruk Tapi bukan Berarti Tak Boleh Bangkit
MSN
- Advertisement -

“Untuk itu kami sungguh memohon doa dan dukungannya. Kami punya harapan untuk menjalankan amanah semangat para keluarga korban, agar bangkit. Selain itu juga untuk membantu kelangsungan hidup banyak pihak yang bergantung kepada sepak bola,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img