Arrigo Sacchi: Menang Tanpa Gaya Tidak Ada Artinya

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Arrigo Sacchi kembali mengungkapkan pandangannya soal sepak bola. Menurutnya kemenangan akan terasa hambar jika didapat tanpa permainan indah.

Ini pula yang menjadi filosofi sepak bola pelatih legendaris asal Italia. Selama berkarier sebagai pelatih ia terinspirasi oleh gaya Total Football yang diterapkan Ajax Amsterdam.

arrigo sacchi
breakingthelines
- Advertisement -

Menurutnya Total Football yang diterapkan Rinus Michels selalu bermain dengan indah yang diikuti dengan kemenangan demi kemenangan. Dan inilah yang diyakini Sacchi sebagai makna sepak bola sebenarnya, yaitu menghibur.

“Ajax dengan Total Football-nya punya pengaruh besar pada sepak bola saya. Ketika saya masih kecil saya juga menyukai Real Madrid era Di Stefano, Puskas, dan Gento,” kata Arrigo Sacchi seperti dikutip Football5star dari The Telegraph, Sabtu (30/10/2021).

Arrigo Sacchi - Juventus - Maurizio Sarri - Diario Sport
Diario AS
- Advertisement -

“Sepak bola bagi saya selalu menjadi pertunjukan, pertunjukan yang spektakluer. Tujuannya adalah untuk menghibur. Jadi saya selalu bilang menang tanpa gaya bukanlah kemenangan sesungguhnya,” ia menambahkan.

Arrigo Sacchi Pilih 3 Tim Terhebat Sepanjang Masa

Selama berkarier sebagai pelatih pria 75 tahun telah memenangkan delapan gelar. Menariknya semua gelar itu dipersembahkan untuk AC Milan.

arrigo sacchi
nssmagazine
- Advertisement -

Ya, masa emas Arrigo Sacchi memang ketika menukangi I Rossoneri. Maka tak heran jika dia memasukkan AC Milan eranya sebagai salah satu tim terhebat sepanjang masa.

Selain itu ada dua klub lain yang menurutnya terhebat. Yakni Ajax Amsterdam era Rinus Michels, serta tiki-taka Barcelona ala Pep Guardiola.

“Ada tiga tim hebat, masing-masing 20 tahun setelah yang lain. Ajax era Michels, Milan era saya, dan Barcelona milik Pep Guardiola,” tutup Sacchi.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img