Beranda Berita Awal Kemunculan Aturan Gol Tandang di Kompetisi Antarklub Eropa

Awal Kemunculan Aturan Gol Tandang di Kompetisi Antarklub Eropa

Awal Kemunculan Aturan Gol Tandang di Kompetisi Eropa_

Football5star.com, Indonesia – Sistem aturan gol tandang resmi dihapus oleh federasi sepak bola Eropa, UEFA. Penghapusan sistem aturan gol tandang ini berlaku untuk semua kompetisi klub di bawah naungan UEFA, tidak hanya Liga Champions.

Keputusan dari UEFA ini pun menimbulkan pro kontra. Pihak UEFA sendiri berdalih bahwa aturan ini diterapkan setelah melihat statistik terkait penurunan dalam kemenangan kandang dan gol di kompetisi Eropa dalam empat dekade terakhir.

“Statistik dari pertengahan 1970-an hingga sekarang menunjukkan tren yang jelas dari pengurangan antara jumlah kemenangan kandang serta tandang. Dari 61%/19% menjadi 47%/30%. dan jumlah rata-rata gol per pertandingan yang dicetak di kandang/tandang. Dari 2.02/095 menjadi 1,58/1,15 gol.” tulis pernyataan resmi UEFA.

Jauh sebelum aturan penghapusan gol tandang diterapkan, sejumlah insan sepak bola Eropa memberikan kritik atas aturan ini. Arsene Wenger misalnya pernah menyebut bahwa aturan tersebut sudah ketinggalan zaman.

“Aturan ini dibuat pada tahun 60-an untuk mendorong tim menyerang saat tandang, tetapi sepak bola telah berubah sejak saat itu dan bobot gol tandang terlalu besar untuk hari ini,” kata Wenger seperti dikutip Football5star.com dari The Guardian, Jumat (25/6/2021).

Tidak hanya Wenger, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone juga sempat mengutarakan hal sama pada 2018. Menurut pelatih asal Argentina itu, aturan tersebut membuat tim menjadi lemah secara strategis, utamanya tim yang memainkan leg kedua pada sistem gugur.

Pada September 2018, UEFA kemudian mengajak sejumlah pelatih top Eropa berdiskusi mengenai hal ini. Sejumlah pelatih top yang diajak UEFA untuk berdiskusi diantaranya, Massimiliano Allegri, Carlos Ancelotti, Unai Emery, Paulo Fonseca, Julen Lopetegui, Jose Mourinho, Thomas Tuchel dan Wenger.

Dari hasil diskusi tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal UEFA, Giorgio Marchetti menyebut bahwa aturan gol tandang memang sudah tak relevan lagi untuk berlaku.

“Para pelatih berpikir bahwa mencetak gol tandang tidak sesulit di masa lalu. Mereka pikir aturan itu harus ditinjau ulang dan itulah yang kami lakukan,” kata Marchetti seperti dikutip dari Reuters.

Kapan Aturan Gol Tandang Berlaku

Lantas kapan sebenarnya aturan gol tandang itu berlaku? Dikutip dari laman resmi UEFA, ada dua hal yang mendasari aturan tersebut berlaku. Hal pertama adalah, UEFA ingin mendorong tim bermain lebih menyerang dan hal kedau ialah untuk menghapus pertandingan play off di tempat netral.

Sebelum aturan tandang berlaku, pertandingan play off di tempat netral menjadi cara untuk menentukan tim pemenangan di babak fase gugur kompetisi klub sepak bola Eropa. Hal ini membuat masalah baru yakni masalah logistik dan penjadwalan dengan kompetisi lokal.

Aturan gol tandang pertama kali berlaku di ajang Piala Winners pada November 1965 yang mempertemukan klub Cheska, Dukla Prague melawan klub Hungaria, Budapest Honved.

Pada laga tersebut, skor akhir berakhir imbang 4-4. Namun klub Hungaria, Budapest Honved melaju karena mencetak tiga gol tandang, satu gol lebih banyak dari Dukla yang hanya mencetakk dua gol di markas Budapest.

Dua tahun kemudian, aturan ini mulai berlaku di Liga Champions sampai musim lalu hingga akhirnya dihapuskan oleh UEFA mulai musim depan.