Axel Disasi: Saya akan Mudah Beradptasi di Chelsea

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Chelsea resmi merekrut bek AS Monaco, Axel Disasi. Sang pemain sangat senang dan mengatakan dirinya akan mudah beradaptasi di Chelsea.

Disasi direkrut oleh Chelsea dengan biaya 45 juta euro dan diberi kontrak sampai 2029. Disasi direkrut Chelsea karena Wesley Fofana harus menderita cedera panjang.

- Advertisement -

Sang pemain sangat senang bisa datang ke Stamford Bridge dan mengungkapkan bahwa dirinya akan mudah beradptasi karena banyaknya pemain timnas Prancis di Chelsea

Axel Disasi Saya akan Mudah Beradptasi di Chelsea (@ChelseaFC)
@ChelseaFC

“Ini adalah sesuatu yang saya tunggu-tunggu,” kata Disasi seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

- Advertisement -

“Saya sangat senang berada di sini, di klub besar ini. Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari keluarga besar ini, dan saya berharap dapat mencapai hal-hal yang sangat besar di sini. Untuk memenangkan gelar. Saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk mencapai tujuan tersebut. Saya sangat ambisius.

“Sangat membantu untuk beradaptasi dengan sudah mengenal orang-orang ini. Christopher (Nkunku) juga baru saja tiba. Benoit (Badiashile) dan Wesley (Fofana) sudah lama di sini, Malo (Gusto) masih baru. Kita semua bersama sekarang.”

- Advertisement -

“Ini adalah klub yang sangat populer bagi para pemain Prancis karena mereka semua melakukannya dengan baik di sini, Leboeuf, Desailly, Anelka, Kante, Giroud… Dan warnanya biru seperti tim nasional! Ini baik.

“Itu adalah klub yang akrab bagi orang Prancis, dan saya harap semua pemain Prancis di sini sekarang dapat bergabung dengan jajaran pemain hebat itu.”

Axel Disasi: Saya Serba Bisa

Axel Disasi Saya akan Mudah Beradptasi di Chelsea 2 (@ChelseaFC)
@ChelseaFC

Disasi menjelaskan cara bermainnya dan menyebut bahwa dirinya pemain serba bisa, bisa bermain sebagai bek tengah maupun full-back.

“Saya seorang bek yang suka mencari bola dengan benar dan memenangkannya kembali. Cara terbaik untuk mengantisipasi pergerakan pemain lawan adalah dengan berada di posisi terbaik,” katanya.

“Saya suka memiliki bola di kaki saya dan memainkan umpan. Saya suka intersepsi, dan saya suka agresif dengan lawan, menggunakan fisik saya.

“Ketika saya masih muda, saya mulai sebagai penyerang. Ketika saya menjadi lebih besar, saya pindah ke belakang. Sebagai seorang profesional saya telah bermain sebagai bek kiri, bek tengah kanan atau kiri atau dalam formasi tiga bek, dan dengan tim nasional di Piala Dunia sebagai bek kanan.

“Saya juga suka bek sayap karena memungkinkan saya bermain lebih banyak dengan bola. Saya suka menyerang, dan saya bisa mencetak gol.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img