Bali United Juara, Robert Alberts Sayangkan Hal Ini

BACA JUGA

Gamespool new banner 2

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persib, Robert Alberts, mengucapkan selamat kepada Bali United yang berhasil juara Liga 1 2021-22. Tapi dia menyayangkan timnya gagal menang melawan Persik di pekan ke-33, (25/3/22).

Bali United berhasil menjadi juara karena Persib hanya bisa meraih hasil imbang 0-0 melawan Persik.

- Advertisement -

Pelatih Alberts menyayangkan hal itu, karena jika timnya bisa menang, ada peluang perebutan juara masih akan berlanjut sampai pekan terakhir. Apalagi Bali yang bermain setelah laga Persib vs Persik justru kalah 3-0 melawan Persebaya.

Hasil Persib vs Persik
Twitter Persib

“Selamat kepada Bali United karena mereka berhasil menjadi juara. Hasil imbang yang kami dapat memang memberi jalan bagi mereka untuk menjadi juara.” ucap Alberts seperti dikutip Football5Star.com dari laman Liga Indonesia.

- Advertisement -

“Kalau saja kami menang mungkin membuka kesempatan untuk setidaknya bersaing hingga laga pekan terakhir, hanya saja itu tidak bisa diwujudkan.

Namun, Alberts tetap puas karena Persib dipastikan finis di posisi kedua, yang mana itu membuat mereka akan bermain di AFC Cup musim 2023-24.

- Advertisement -

“Kami punya target lainnya yaitu untuk bisa masuk ke AFC Cup setelah sekian lama tidak bisa bermain di sana. Itu menjadi salah satu langkah lainnya yang kami nantikan. Hari ini bisa dipastikan, kami mendapat tiket untuk bemain di AFC Cup dengan menempati peringkat kedua,”

Robert Alberts Beberkan Alasan Timnya Gagal Kalahkan Persik

Bali United Juara, Robert Alberts Sayangkan Hal Ini (persib.co.id)
persib.co.id

Pelatih asal Belanda itu mengatakan bahwa para pemainnya terlihat gugup dan tak bisa mengendalikan permainan. Hal ini menyebabkan Maung Bandung kesulitan untuk mencetak gol.

“Pertandingan sendiri saya melihat pemain begitu gugup, beberapa bagian tidak bisa kami kendalikan,” ujar Alberts.

“Padahal kami sebelum pertandingan sudah punya pesan bahwa Persik itu tim yang bagus, serangan lewat umpan panjang dan punya transisi yang cepat dari bertahan ke menyerang.

“Karena itu, kami tidak boleh memandang enteng mereka dan kami seharusnya menunjukkan karakter.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img