Berakhir Ricuh dan Makan Korban, Aksi Demo Suporter MU Ditunggangi?

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Aksi kekerasan antara suporter Manchester United (MU) dengan aparat keamanan mewarnai aksi unjuk rasa yang terjadi sebelum laga antara Liverpool di Stadion Old Trafford, Minggu (2/5/2021) waktu setempat.

- Advertisement -

Mengutip dari laporan Manchester Evening News, Selasa (4/5/2021), seorang aparat kepolisian Manchester dilaporkan mengalami luka cukup serius di bagian matanya. Menurut kepala kepolisian Manchester Raya, Stu Berry, luka itu mengubah hidup polisi tersebut.

Politisi Penggemar Liverpool dan Arsenal Kutuk Aksi Unjuk Rasa Suporter MU

“Rekan pemberani kami pergi bekerja kemarin untuk menjaga orang-orang di Greater Manchester agar aman dan dia akhirnya diserang. Dia sangat beruntung tidak kehilangan penglihatannya,” kata Stu.

Stu Berry menegaskan bahwa apa yang dialami anggotanya sebagai tindakan kriminal dan sudah kelewat batas.

“Ini tindakan tidak benar. Petugas polisi adalah ibu, ayah, suami, istri dan pasangan. Mereka juga memiliki anak. Mereka juga manusia yang harus bisa pulang ke keluarganya dengan selamat. Tidak dilarikan ke rumah sakit,”

Stu menolak berkomentar apakah aksi unjuk rasa yang berakhir bentrok ini ditunggangi pihak-pihak tertentu. Ia hanya menegaskan bahwa aksi di Old Trafford jadi pelajaran untuk pihak kepolisian menghadapi para suporter.

Berakhir Ricuh dan Makan Korban, Aksi Demo Suporter MU Ditunggangi
Manchester Evening News

Dari sejumlah laporan media Inggris lainnya, tidak jelas kapan bentrok antara pengunjuk rasa dengan pihak aparat terjadi. Namun dari pantuan sejumlah foto dan video di sosial media menunjukkan sejumlah aparat kepolisan mengeroyok seorang fan.

Ada juga foto saat sejumlah pengunjuk rasa melemparkan bangku plastik dan benda tumpul lainnya kepada polisi yang berjaga. Selain itu, terdapat foto yang memperlihatkan seorang polisi yang mencoba untuk memukul pengunjuk rasa dengan tongkat.

Pihak kepolisian nasional Inggris sendiri menyebut bahwa awalnya aksi para suporter MU ini memang berlangsung damai.

“Sekali lagi kami telah melihat apa yang disebut protes damai kemudian berubah menjadi tindakan kekerasan dan ditujukan kepada para polisi,” kata ketua kepolisian nasional Inggris, John Apter.

https://youtu.be/czzqekmhL0I
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img