Bernard Tapie Wafat, Zidane Rasakan Duka Mendalam

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Bernard Tapie, mantan presiden Olympique de Marseille pada Minggu (3/10/2021) waktu setempat Prancis meninggal dunia karena penyakit kanker yang dideritanya. Kepergian Bernard Tapie menjadi duka mendalam bagi sepak bola Prancis, khusus para pendukung Marseille.

- Advertisement -

Kabarnya wafatnya Tapie juga menjadi duka mendalam bagi mantan pelatih Real Madrid, Zinédine Zidane. Lewat akun Instagram pribadinya, Zidane beri penghormatan terakhir untuk Tapie.

Bernard Tapie Wafat, Zidane dan Benzema Rasakan Duka Mendalam

“Kenangan saya tentang tuan Bernard Tapie, cukup sederhana. Ialah adalah Presiden OM yang memiliki ambisi untuk timnya meraih gelar Liga Champions. Dia berhasil!,” tulis Zidane seperti dikutip Football5star.com, Senin (4/10).

“Ia akan selamanya berada dalam memori klub dan Merseillais. Semua pikiran dan dukungan saya untuk keluarga yang ditinggalkan,” tambah Zidane.

Penghormatan yang sama juga diberikan oleh mantan anak asuh Zidane, Karim Benzema. Sementara itu menurut laporan RMC Sport, Presiden Prancis, Emmanuel Macron juga memberikan ucapan duka atas wafatnya Bernard Tapie.

“Wajah kemenangan telah hilanhg. Untuk Marseillais, untuk semua penggemar sepak bola, bagi saya, Bernard Tapie akan selamanya tetap menjadi orang yang memiliki energi, komitmen dan bakat, yang membawa OM ke panggung Eropa,” kata Macron.

Bernard Tapie Wafat, Zidane dan Benzema Rasakan Duka Mendalam
RMC Sport

Rencananya penghormatan untuk Bernard Tapie akan berlangsung pada hari ini pukul 09.00 waktu setempat di Velodrome. Namun karena cuaca yang buruk, acara penghormatan untuk Tapie akan sedikit tertunda.

Semenatra untuk pemakaman Bernard Tapie akan berlangsung di Marseille pada hari Jumat, 8 Oktober 2021.

Bernard Tapie, Sosok Hitam Putih di Sepak Bola Prancis

Sosok Bernard Tapie di sepak bola Prancis tergolong cukup unik. Bisa dibilang ia adalah hitam putih dari sepak bola Prancis. Tapie lahir pada 26 Januari 1943 di Paris, Prancis.

Sebelum menjadi pemilik Marseille, Tapie dikenal sebagai penguasa yang spesialis menyelamatkan perusahaan yang akan bangkrut. Seperti yang ia lakukan kepada Adidas di Prancis pada periode 1990 hingga 1993. Di tahun yang sama, ia sukses membawa Marseille menjadi juara Liga Champions.

Bernard Tapie Wafat, Zidane dan Benzema Rasakan Duka Mendalam
RMC Sport

Namun gelar itu kemudian mendatangkan kontroversi. Ia dituduh mengatur pertandingan di pertandingan antara Marseille vs Valenciennes. Hal itu dilakukan Tapie agar para pemain intinya saat itu tetap tampil fit di Liga Champions.

Selang setahun setelah gelar Liga Champions untuk Marseille, Tapie diselidiki untuk kasus keterliatan korupsi. Pada 1995 untuk kasus tersebut, Tapie dijatuhi vonis bersalah dengan hukuman 2 tahun penjara, 8 bulan percobaan dan 3 tahun dicabut hak sipilnya.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img