PSM Dihajar KL City, Bernardo Tavares Kembali Sindir AFC

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Bernardo Tavares, pelatih PSM Makassar, tak henti mencibir dan menyindir AFC. Hal itu kembali dilakukannya setelah Juku Eja takluk 2-5 dari Kuala Lumpur City FC pada final Piala AFC 2022 Zona ASEAN, Rabu (24/8/2022). Saat konferensi pers pascalaga, setidaknya 2 kali dia menyindir AFC.

Sindiran pertama disampaikan pada awal konferensi pers. Secara mengejutkan, dia membuka komentarnya soal pertandingan dengan mengucapkan selamat kepada AFC. “Assalamualaikum, selamat malam. Selamat kepada AFC. Selamat kepada Kuala Lumpur,” ujar dia seperti dikutip Football5Star.com dari Harimau Malaya.

Bernardo Tavares tak henti menyindir AFC yang dinilai berlaku tak adil kepada PSM Makassar.
Twitter @PSM_Makassar
- Advertisement -

Sindiran kedua dilontarkan ketika Tavares mengeluhkan pelayanan tuan rumah. “Saat menerima tamu, selayaknya kita memberikan layanan terbaik. Di dalam lapangan, kita bersaing. Namun, di luar lapangan, kita harus saling respek. Saya tak mengatakan Kuala Lumpur tak respek. Mungkin ini adalah putusan AFC,” kata dia.

Pelatih asal Portugal itu lalu mengungkit lagi keluhannya soal indikasi ketidakadilan AFC terhadap PSM. “Sejak awal, jadwal kami diubah tanpa ada yang mengatakan sebabnya. Ini tidak bagus untuk kompetisi AFC,” ucap Tavares yang saat konferensi pers pralaga juga mempertanyakan soal penunjukan KL City sebagai tuan rumah.

Bernardo Tavares menyanjung perjuangan para pemain PSM Makassar meskipun kalah 2-5 dari KL City FC.
psmmakassar.co.id

Bernardo Tavares Terima Kekalahan

- Advertisement -

Sementara itu, soal hasil pertandingan, Bernardo Tavares tak mengeluhkan apa pun. Dia mengakui kekalahan dialami PSM Makassar karena Kuala Lumpur City FC bermain lebih baik. Dia menegaskan, kekalahan terjadi karena kesalahan-kesalahan yang dilakukan para pemainnya.

“Hari ini, di lapangan, Kuala Lumpur lebih baik dari kami. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan dan baru ‘bermain’ setelah kebobolan gol ketiga. Namun, setelah 3-2, kami kembali membuat kesalahan dan terjadi gol keempat. Lalu, ketika saya memasukkan pemain depan tambahan, terjadi gol kelima,” kata Tavares.

PSM diakui Bernardo Tavares melakukan banyak kesalahan pada final Piala AFC 2022 Zona ASEAN.
Twitter @AFCCup
- Advertisement -

Pelatih berumur 42 tahun itu pun tak mengeluhkan kepemimpinan wasit. “Wasit sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Memang ada beberapa kesalahan, tapi kami kalah bukan karena wasit. Saya ulangi, kami kalah bukan karena wasit!” ujar dia mengenai kepemimpinan wasit yang dua kali menghukum PSM dengan penalti.

Meskipun PSM kalah, Bernardo Tavares sangat bangga melihat perjuangan anak-anak asuhnya. Dia memahami kekecewaan Rasyid Bakri dkk. di ruang ganti karena mereka punya mimpi besar. Sebagai pelatih, dia memang meminta mereka untuk terus menjaga mimpi besar walaupun menghadapi banyak kendala dan tantangan.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img