Siap Jadi Pelatih Malaysia, Eks Pelatih PSM Singgung Soal Tangan Gaib

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Bojan Hodak, eks pelatih PSM Makassar yang kini menangani Kuala Lumpur City FC, angkat bicara soal kemungkinan menjadi pelatih timnas Malaysia. Dia mengaku tertarik menjadi penerus Tan Cheng Hoe, tapi dengan satu syarat mutlak.

Syarat yang diajukan Hodak itu berkaitan dengan rumor soal keberadaan “tangan gaib” di timnas Malaysia. Banyak pihak menilai hal itulah yang menjadi salah satu faktor kegagalan Cheng Hoe di Piala AFF 2020 dan akhirnya memaksa dia meletakkan jabatan.

Bojan Hodak membawa KL City juara Piala Malaysia 2021.
Twitter @KLCityFootball
- Advertisement -

“Kalau jadi pelatih Malaysia, syarat utama saya adalah jangan ganggu pekerjaan saya!” urai Bojan Hodak dengan tegas seperti dikutip Football5Star.com dari Stadium Astro soal kemungkinan menjadi penerus Tan Cheng Hoe yang mengundurkan diri setelah kegagalan di Piala AFF 2020.

Bagi Hodak, itu bukan syarat yang sama sekali tak macam-macam. “Seperti di klub-klub yang saya tangani sebelumnya, saya tak mau ada campur tangan. Itulah yang saya terapkan. Semua putusan soal tim hanya dibuat oleh saya,” kata pelatih berumur 50 tahun tersebut.

Bojan Hodak Yakin Malaysia Bisa Berprestasi

- Advertisement -

Bojan Hodak tak malu-malu mengakui kesiapan menjadi pelatih timnas Malaysia. Menurut dia, itu bukan sesuatu yang berlebihan. “Saya kira semua pelatih sudah seharusnya tertarik menangani Harimau Malaya. Namun, jika dipercaya, saya punya syarat-syarat yang harus dipenuhi,” ucap pelatih asal Kroasia itu.

Hodak juga punya optimisme tinggi terhadap timnas Malaysia meskipun belakangan tak mampu menunjukkan taringnya. Dalam pandangannya, Harimau Malaya tak kekurangan pemain-pemain bagus yang bisa diandalkan untuk berjaya, bukan hanya di Asia Tenggara, melainkan juga di Asia.

Bojan Hodak pernah menangani timnas U-19 Malaysia.
fam.org.my
- Advertisement -

“Saya percaya Malaysia punya pemain-pemain berkualitas dan punya kemampuan apik untuk membawa tim ini lolos ke putaran final Piala Asia,” kata Hodak soal materi pemain yang jadi salah satu perdebatan setelah Harimau Malaya tersisih pada fase grup Piala AFF 2020.

Sosok Bojan Hodak tak asing dengan sepak bola Malaysia. Dia bahkan memulai karier kepelatihannya di sana dengan menangani UPB-MyTeam pada 2006 hingga 2009. Dari 2012 hingga 2019, dia kembali berkiprah di Malaysia dengan menangani Kelantan FC, Johor Darul Ta’zim, dan timnas U-19. Sempat ke PSM, dia kembali lagi dengan melatih KL City yang lantas dibawa menjuarai Piala Malaysia 2021.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img