Bos Bayern Munich Geram Joshua Kimmich Terus Disudutkan

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Dua bos Bayern Munich, Presiden Herbert Hainer dan CEO Oliver Kahn, sangat geram melihat Joshua Kimmich disudutkan karena belum menjalani vaksinasi COVID-19. Meskipun Die Roten menganjurkan para pegawai dan pemain menjalani vaksinasi, mereka tetap menghargai sikap yang menolak hal itu.

Kimmich dalam beberapa pekan belakangan ini selalu jadi sasaran kritik dari berbagai pihak yang tak setuju atas sikapnya menolak vaksin COVID-19. Meskipun ada pemain-pemain lain yang juga punya sikap serupa, hanya Kimmich yang selalu disebut-sebut di berbagai media. Hal itulah yang membuat Hainer dan Kahn geram.

- Advertisement -

“Tentu saja ada yang bertanya, mengapa tak semua pemain divaksinasi? Jawabannya sederhana: Di jerman tidak ada kewajiban untuk melakukan hal itu. Atas dasar itulah kami menghormati hak setiap individu yang tak divaksinasi,” kata Oliver Kahn seperti dikutip Football5Star.com dari Sportbuzzer.

Oliver Kahn dan Herbert selaku petinggi Bayern Munich ainer sangat kesal Joshua Kimmich terus disudutkan soal vaksinasi COVID-19.
Getty Images

Hainer bahkan lebih tegas lagi. “Saya dapat memastikan kami telah berbicara dengan para pemain mengenai hal ini dan membujuk mereka. Pada saat bersamaan, sungguh tak wajar menyerang Joshua Kimmich secara terbuka. Kami berada di samping Joshua dan akan melindunginya,” ucap dia.

Herbert Hainer menambahkan, “Joshua adalah orang bertanggung jawab dan pemain berkelas dunia yang memberikan segalanya bagi klub dan tim. Corona membawa kami menghadapi sesuatu yang tak pernah dialami sebelumnya. Itu membawa ketidakpastian bagi banyak orang.”

Kasus COVID-19 di Bayern Munich Terus Bertambah

Pembelaan bagi Kimmich bukan hanya datang dari Kahn dan Hainer. Beberapa waktu lalu, Lothar Matthaeus juga menyuarakan hal yang sama. Dia merasa Kimmich diperlakukan tak adil dan dicap sebagai orang jahat sementara ada orang-orang lain yang juga menolak vaksinasi tapi diabaikan begitu saja.

“Berapa banyak pemain di Bundesliga yang tak divaksinasi dan nama mereka tak ada di surat kabar setiap hari? Berapa jurnalis sekarang yang menghakimi Kimmich tak divaksinasi? Ini masalah di masyarakat negeri ini. Acap kali, nama terbesar dicomot untuk dijadikan contoh. Itu tak manusiawi!” ujar Matthaeus kepada Sport1.

Niklas Suele jadi salah salah satu pemain Bayern Munich yang sempat terpapar COVID-19.
fcbayern.com

Soal pandemi COVID-19, Bayern Munich termasuk salah satu klub yang paling terdampak. Bukan hanya soal finansial, melainkan juga soal para pemain yang bertumbangan. Dalam dua pekan terakhir, Niklas Suele, Josip Stanisic, Eric Maxim Choupo Moting, dan Joshua Kimmich dinyatakan positif.

Sebelumnya, ada beberapa pemain yang lebih dulu terpapar COVID-19. Sebut saja Serge Gnabry, Leon Goretzka, dan Thomas Mueller. Tak hanya itu, pelatih Julian Nagelsmann juga sempat absen 3 pertandingan gara-gara hal yang sama. Sekarang, giliran pelatih kiper, Toni Tapalovic, yang harus absen.

Untuk itulah, para petinggi Bayern Munich seperti Herbert Hainer dan Oliver Kahn tak jemu-jemu mengungkapkan arti penting vaksinasi COVID-19. Namun, pada akhirnya, mereka tak bisa berbuat banyak. Mereka tak bisa memaksa karena pemerintah Jerman memang tak mewajibkan vaksinasi itu kepada semua orang.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img