Minim Publikasi Media, Brylian Aldama Cemas Masa Depannya di Eropa

BACA JUGA

Gamespool new banner 2

Football5star.com Indonesia – Pemain muda Indonesia, Brylian Aldama, mengaku cemas dengan masa depannya di sepak bola Eropa. Pasalnya, selaa berkarier di Kroasia sangat minim bahkan nyaris tak ada media yang memublikasi penampilannya.

Brylian Aldama memang sudah genap setahun berada di Kroasia bersama rekannya, David Maulana. Pada Januari tahun lalu, dia direkrut klub kasta teratas Liga Kroasia, HNK Rijeka. Namun, keduanya lantas dipinjamkan ke klub kasta ketiga, NK Pomorac, pada September 2021.

Brylian Aldama dan David Maulana, NK Pomorac Junior vs HNK Orijent - Instagram @iva_foto98
Instagram @iva_foto98
- Advertisement -

Beda nasib dengan David yang sudah mendapat kesempatan tampil di liga, Brylian baru diturunkan dalam sejumlah laga uji coba dan sekali di cup competition. Ditambah lagi, pemuda 19 tahun itu kini tengah mengalami cedera dan terpaksa beristirahat.

“Aku tidak bisa menjamin ada masa depan atau tidak (di Eeropa). Tergantung klubnya. Takutnya, ketika aku bilang ingin main di luar negeri terus, ternyata suatu saat balik ke Indonesia, jatuhnya kayak makan omongan sendiri,” bilang Brylian Aldama, dikutip Football5star dari youtube KRTV.

- Advertisement -

“Kalau optimisme sih masih ada. Masih ingin berkarier di luar negeri. Tapi kondisi sekarang aku kan masih main di tim U-19 (Rijeka), lalu dipinjamkan ke Pomorac, di divisi tiga Kroasia. Aku sempat main berapa kali uji coba, lalu di cup competition, ketemu tim kasta kedua, aku cedera. Setelah itu, 2-3 bulan aku cuma latihan ringan dan terapi,” sebutnya menambahkan.

David Maulana dan Brylian Aldama NK Pomorac 1921 juara Piala County 2021-22 - Instagram @pomorac1921
Instagram @pomorac1921

Di lubuk hati, pemain jebolan Garuda Select tersebut memang masih berhasrat terus menimba ilmu di sepak bola Eropa. Hanya saja, saat ini dia merasa ada kendala yang menyulitkannya untuk bisa dilirik klub-klub lain.

- Advertisement -

“Di sini, orang akan sulit memantauku. Publikasi media kan kurang. Kalau mau cari foto latihan atau pertandingan susah. Kalau ada pun agak buram. Kalau ada yang bilang aku sama David (Maulana) jarang kesorot, ya wajar karena emang di sini medianya kurang. Orang mau pantau cara main kami jadi susah. Kalau Bagus (Kahfi) kan sempat ada live streaming, jadi orang di Indonesia masih mudah memantau,” urai Brylian menjelaskan.

Brylian Aldama Maklum Tak Pernah Dilirik Shin Tae-yong

Kondisi itu pula yang membuat Brylian Aldama sempat terbawa perasaan. Apalagi ketika kritik hingga cemoohan melalui media sosial ramai menghujaninya. Karenanya, dia lebih bersikap realistis terkait masa depannya di Eropa, terutama di Kroasia.

“Aku orangnya perasa. Kalau ada hate comment pasti masuk ke hati. Tapi yang paling aku pikirkan, jika aku selesai kontrak di sini dan mau pindah ke klub lain. Nah, klub lain bagaimana mau mengontrak kalau tidak ada dokumentasi video dan lainnya. Pasti kan orang pantau dengan datang langsung atau dari video. Itu yang aku pikirkan. Makannya aku enggak berani menjamin akan terus atau tidak main di sini,” ucap dia lagi.

Shin Tae-yong pelatih timnas Indonesia jelang Piala AFF U-23 2022 - PSSI
PSSI

Hal itu pula yang membuat dia memaklumi keputusan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang tak kunjung memanggilnya. Dia memahami sulitnya dokumentasi video membuat jajaran pelatih timnas kesulitan mengamati permainanya bersama David Maulana.

“Bukannya pesimistis, tapi lihat kondisi saat ini mungkin akan susah. STY kan bukan pelatih yang bisa dititipkan pemain. Lihat dari kualitas. Jadi, kalau STY tidak bisa memantauku, bagaimana aku bisa dipanggil? Aku memaklumi itu. Aku juga percaya pemain-pemain yang dipanggil sekarang itu performanya memang lagi bagus,” kata Brylian Aldama memungkasi.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img