Bupati Sleman Tanya Soal Dejan Antonic, Begini Jawaban Bos PSS

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Nasib Dejan Antonic di PSS Sleman ternyata turut disorot oleh Bupati Kustini Sri Purnomo. Bahkan, Bupati Kustini menanyakan soal Dejan apakah dipecat oleh klub atau tidak.

- Advertisement -

Skuat berjuluk Super Elang Jawa itu memang belum dalam performa yang baik. Mereka baru sekali meraih kemenangan di Liga 1 2021-22, sedang tiga lainnya ditelan dengan satu imbang serta tiga kekalahan.

Ditelepon Bupati Sleman, Bos PSS, Marco Gracia Paulo Akui Tersulut Emosi Football5Star.com, Indonesia - Bos PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, akhirnya meminta maaf soal pernyataannya yang jadi masalah saat ditelepon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Marco mengaku saat itu sedang dalam situasi yang lelah sehingga terpancing emosi. Seperti diketahui, PSS belakangan memang jadi sorotan karena tuntuntan suporter. Para suporter menggelar unjuk rasa di Omah PSS untuk menuntut Dejan Antonic dipecat dari kursi kepelatihan. Nah, Marco disebut-sebut mengeluarkan pernyataan kalau Dejan pergi, PSS Sleman akan pindah kandang. Pernyataan itu menyulut kemarahan suporter. Kondisi itu akhirnya bikin Bupati Sleman akhirnya mencoba menengahkan. Kustini bahkan langsung menelepon Marco Gracia Paulo. Dalam percakapannya dengan Bupati Kustini, Marco mengaku sempat tersulut emosi. "Saya mohon maaf atas pernyataan saya. Karena kondisinya saya dua hari tak tidur dengan tekanan-tekanan yang ada jadinya keluar (pernyataan) seperti itu," ungkap Marco dikutip dari Twitter Bupati Kustini. Marco Gracia Paulo Janji Marco melanjutkan, kalau pihaknya sama sekali tak memiliki niat memindahkan markas Super Elja. Karena, dia memiliki komitmen membangun tim ini sejak awal. "Tapi sama sekali enggak ada rencana-rencana tersebut. Seperti komitmen awal, pokoknya PSS pasti punya Sleman," tutup dia. Kustini lantas menegaskan, "Mas Marco tahu toh PSSI itu kebanggaan Sleman? Saya harap ada permintaan maaf kepada masyarakat."
Dok. KRJogja

Nama Dejan Antonic didesak oleh suporter untuk mundur. Namun, manajemen tetap berkukuh untuk mempertahankan Dejan. Nah hal itu ternyata sempat ditanya oleh Bupati Kustini.

“Pokoknya kami tetap evaluasi bu, kami cuma perlu waktu sedikit abis itu kita naik,” ungkap bos PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, saat menjawab pertanyaan Bupati Sleman.

Brigata Curva Sud kepada Dejan Antonic: Mundur, Coach!
PSS

“Jadi, kami tetap target lima besar, kami yakin dapat. Sayang kami kehilangan poin di awal itu tapi bukan berarti mengubah tujuan kami,” sambung dia.

Marco Gracia Paulo Kukuh dengan Dejan Antonic

Lalu, Bupati Kustini pun menegaskan, kapan Dejan akan diberi tenggat waktu. “Jadi, kapan deadline buat pelatih? tanya Bupati.

Ditelepon Bupati Sleman, Bos PSS, Marco Gracia Paulo Akui Tersulut Emosi Football5Star.com, Indonesia - Bos PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, akhirnya meminta maaf soal pernyataannya yang jadi masalah saat ditelepon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Marco mengaku saat itu sedang dalam situasi yang lelah sehingga terpancing emosi. Seperti diketahui, PSS belakangan memang jadi sorotan karena tuntuntan suporter. Para suporter menggelar unjuk rasa di Omah PSS untuk menuntut Dejan Antonic dipecat dari kursi kepelatihan. Nah, Marco disebut-sebut mengeluarkan pernyataan kalau Dejan pergi, PSS Sleman akan pindah kandang. Pernyataan itu menyulut kemarahan suporter. Kondisi itu akhirnya bikin Bupati Sleman akhirnya mencoba menengahkan. Kustini bahkan langsung menelepon Marco Gracia Paulo. Dalam percakapannya dengan Bupati Kustini, Marco mengaku sempat tersulut emosi. "Saya mohon maaf atas pernyataan saya. Karena kondisinya saya dua hari tak tidur dengan tekanan-tekanan yang ada jadinya keluar (pernyataan) seperti itu," ungkap Marco dikutip dari Twitter Bupati Kustini. Marco Gracia Paulo Janji Marco melanjutkan, kalau pihaknya sama sekali tak memiliki niat memindahkan markas Super Elja. Karena, dia memiliki komitmen membangun tim ini sejak awal. "Tapi sama sekali enggak ada rencana-rencana tersebut. Seperti komitmen awal, pokoknya PSS pasti punya Sleman," tutup dia. Kustini lantas menegaskan, "Mas Marco tahu toh PSSI itu kebanggaan Sleman? Saya harap ada permintaan maaf kepada masyarakat."

“Kami lihat seri kedua ya bu, kalau gak ada perubahan ya pasti ambil tidakan,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img