Carlo Ancelotti: Marco Asensio dan Isco akan Dapatkan Waktu Bermain

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, berjanji akan memberikan waktu bermain kepada tiga punggawanya, Marco Asensio, Isco dan Luka Jovic. Acnelotti memaklumi jika para pemain itu tidak bahagia.

- Advertisement -

La Liga sudah berjalan sampai pekan kelima. Namun baik Asensio, Isco dan Jovic sangat jarang mendapatkan waktu bermain. Asensio hanya mendapatkan 68 menit, Isco 139 menit dan Jovic bahkan hanya 21 menit.

Ancelotti berjanji ketiga pemain itu akan mendapatkan jam bermain yang lebih dan menyebut bahwa ketiga pemain itu berlatih dengan baik.

Carlo Ancelotti Marco Asensio dan Isco akan Dapatkan Waktu Bermain (El Nacional)
El Naciona

“Wajar jika mereka yang tidak bermain tidak senang. Jika Marco Asensio atau Isco atau Luka Jovic tidak senang karena tidak bermain maka itu normal, itu bagus. Tapi, Asensio, Isco dan Jovic berlatih dengan baik. Asensio, Isco dan Jovic akan mendapat menit bermain,” ucap Ancelotti seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

Dia melanjutkan, “Saya harus mengevaluasi kondisi para pemain yang telah bermain. Saya berpikir untuk melakukan beberapa perubahan (di pertandingan berikutnya), tetapi saya perlu melihat sesi latihan terlebih dahulu. Sulit untuk memilih susunan pemain.”

Carlo Ancelotti Komentari Permainan Barcelona

Carlo Ancelotti Berharap AS Roma Juara Bersama Jose Mourinho (Marca)
Marca

Pelatih asal Italia turut mengomentari permainan Barca di laga melawan Granada dimana mereka bermain dengan umpan panjang, sangat berbeda dengan filosofi Barcelona.

Menurutnya, bermain baik bukan hanya bermain menyerang dan mengandalkan umpan-umpan pendek. Namun dia tetap mengakui pelatih harus melihat sejarah klub.

“Anda memiliki peluang lebih baik untuk menang jika Anda bermain dengan baik. Tapi, apa itu bermain baik? Bisa juga berarti bertahan dengan baik,” kata Ancelotti.

Dia melanjutka, “Kata kuncinya bagi saya adalah keseimbangan, bermain baik dengan bola dan tanpa bola. Ketika berbicara tentang gaya, setiap pelatih harus melihat sejarah klub dan kualitas pemain yang dimiliki pelatih.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img