Cerita Sir Alex Ferguson yang Hampir Mati karena Pendarahan Otak

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Tiga tahun lalu, 8 Mei 2018, mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson harus dilarikan ke rumah sakit karena alami pendarahan otak. Saat itu, Fergie begitu sapaan akrabnya diprediksi hanya memiliki harapan hidup sebesar 20%.

- Advertisement -

Bisa melewati masa kritis dalam hidupnya ini, Fergie mengaku merasakan ketakutan dan keputusasaan bahwa pendarahan otak itu akan membuatnya meninggal dunia.

Nostalgia Hari Ini Cuneyt Cakir Akhiri Era Sir Alex Ferguson di Liga Champions

“Saya bertanya-tanya berapa hari cerah yang akan saya lihat lagi. Saya merasa sangat sulit waktu itu,” ucap Fergie seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Senin (17/5/2021).

“Saya menangis, merasa tidak berdaya. Saya tidak ingin kehilangan ingatan saya. Saya aka menjadi beban yang sangat berat bagi keluarga saya,” ungkapnya.

Sir Alex Ferguson mengaku bahwa dukungan terbesar diberikan sang istri, Cathy. Menurut Fergie, Cathy menjadi kekuatan terbesar untuknya melawan pendarahan otak.

“Saya bangga padamu, Cathy dan tekadmu selama bertahun-tahun yang telah kamu tunjukkan. Kamu memiliki kekuatan besar untuk saya terus berkata untuk tidak menyerah,”

Kisah mengenai perjuangan Fergie melawan pendarahan otak yang ia alami akan terungkap dalam film dokumenter baru yang akan dirilis. Film ini berjudul ‘Never Give In’.

Film ini juga akan mengangkat kisah Fergie saat pertama kali ia keluar dari rumah sakit dan melakukan perawatan di rumahnya.

https://youtu.be/czzqekmhL0I
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img