Chanathip Songkrasin Sebetulnya Tak Nyaman dengan Cuaca Singapura

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Bintang Thailand, Chanathip Songkrasin, sebetulnya tak begitu nyaman dengan cuaca Singapura yang iklimnya tropis. Hal itu bahkan sempat membuat dia jatuh sakit dalam hari-hari pertama di Negeri Singa.

- Advertisement -

Seperti diketahui, sibuk berlaga di J1 League, Chanathip terlambat bergabung dengan timnas Thailand. Hal itu membuat dia tidak bisa memainkan laga pembuka Piala AFF 2020 melawan Timor Leste pada 5 Desember.

Chanathip Songkrasin Contoh, Jadilah yang Terbaik di Negeri Orang Football5Star.com, Indonesia - Bintang Thailand, Chanathip Songkrasin harus dijadikan contoh b
AFP

Kapten nomor 18 itu lantas terdaftar untuk bermain di dua pertandingan berikutnya melawan Myanmar dan Filipina, tetapi tidak bisa mencetak gol. Ternyata, pemain yang dijuluki Messi Jay itu sempat tak nyaman dengan cuaca di Singapura.

- Advertisement -

Hal itu dibeberkan oleh sang ayah, Kongpob Songkrasin yang mengatakan putranya sempat jatuh sakit. Namun, perlahan-lahan sang bintang akhirnya bisa main lepas, terutama di semifinal dan final.

supachok sarachat-chanathip songkrasin-Changsuek_TH
@Changsuek_TH

Chanathip Songkrasin hanya bermain bagus setelah diistirahatkan pada pertandingan terakhir penyisihan grup melawan Singapura. Dia jatuh sakit karena perubahan cuaca yang tiba-tiba, ketika dia meninggalkan lingkungan bersalju seperti Jepang ke iklim yang panas dan lembab seperti Singapura,” ungkap Kongpob dikutip dari Thairath.

Chanathip Songkrasin Langsung Menggila

- Advertisement -

Sukses beradaptasi, Messi Jay langsung menggila. Faktanya dalam laga semifinal dan final, dia menjadi kunci sukses bagi Thailand. Tercatat, dia melesakkan dua gol ke gawang Vietnam di semifinal, pun dua gol dalam kemenangan 4-0 atas timnas Indonesia di leg pertama final Piala AFF 2020.

Chanathip Songkrasin Sebetulnya Tak Nyaman dengan Cuaca Singapura
AP Photo

“Dia sempat tak mampu beradaptasi. Chanathip mengalami demam selama 2-3 hari pertama. Anak saya bahkan tidak bisa berlari di pertandingan melawan Filipina. Tapi kemudian dia berjuang dan main istimewa di partai penting,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img