Curhat Dani Alves: Juventus Dibuat untuk Main Bertahan

BACA JUGA

Football5star.com, Indonesia – Dari sekian panjang karier Dani Alves, dia pernah merasakan seragam Juventus. Dia pindah ke Turin 2016 lalu dengan status bebas transfer.

Selama di Juve Alves tampil cukup apik. dia memainkan 33 penampilan dan mencetak enam gol serta tujuh assist di semua kompetisi.

dani alves-juventus
Curhat Dani Alves: Juventus Dibuat untuk Main Bertahan 4
- Advertisement -

Akan tetapi hanya semusim veteran Brasil di sana. Perbedaan pandangan soal struktur bermain jadi alasan dia pergi.

Penggawa timnas Brasil bercerita meski posisinya sebagai bek kanan, dia punya karakter menyerang yang cukup kuat. Karakter inilah yang tidak digunakan selama di Juve karena mereka bermain bertahan.

Xavi Hernandez Puji Performa Dani Alves Lawan Boca Juniors (Diez)
Diez
- Advertisement -

“Jika Anda menempatkan pemain yang sangat bertahan di Barcelona itu tidak masuk akal dan demikian juga bek sayap yang menyerang di tim yang lebih memilih bertahan tidak berada di tempat yang pas,” kata Dani Alves kepada Gazzetta dello Sport, Kamis (24/11/2022).

“Contohnya seperti saya di Juventus. Juve adalah tim yang secara structural dibuat untuk bertahan. saya mendorong ke depan tapi bertentangan dengan ide tim. jadi saya tidak bermain sebanyak yang saya inginkan. Anda harus memilij pemain yang tepat untuk kebutuhan tim,” ia menambahkan.

Dani Alves: Juventus Buat Kesalahan

- Advertisement -

Pemain yang kini berusia 39 tahun cukup menyayangkan pindah ke klub asal Turin 2016 lalu. Atas kesepakatan ini dia pun menyalahkan pihak klub.

Dani Alves meyakini klub harusnya lebih paham soal pemain yang dibutuhkan pelatih.  Dia juga tidak menyangka bahwa Juventus bermain seperti itu.

Dani Alves Real Madrid Beruntung Kami Telat Panas (Sports Finding)
Sports Finding

Dengan usianya yang sudah 33 tahun kala itu, tidak mungkin bagi Alves mengubah karakternya menjadi lebih bertahan.

“Mereka merekrut pemain dengan potensi ofensif yang berbahaya, tapi mereka tidak membutuhkan orang seperti itu,” imbuhnya.

“Saya tidak bisa hanya bermain bertahan di usia 33 tahun. Saya pikir dalam hal ini mereka membuat pilihan yang salah,” tutup Alves.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img