David Maulana Susul Brylian Aldama dan Bagus Kahfi Merantau ke Eropa

BACA JUGA

Prediksi: Napoli vs Legia Warsawa

Prediksi: Bodo/Glimt vs AS Roma

Prediksi: Lazio vs Marseille

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – David Maulana menjadi alumni Garuda Select ketiga yang merantau ke Eropa. Kapten Garuda Select ini mengikuti jejak Brylian Aldama dengan bergabung ke klub Kroasia, HNK Rijeka. Selain Brylian dan David Maulana, alumni Garuda Select yang bermain di Eropa ialah Bagus Kahfi ke FC Utrecht.

- Advertisement -

“Pastinya saya sangat senang bisa kembali bermain dengan Bri. Saya telah bertanya-tanya ke dia, misalnya istilah-istilah sepakbola yang digunakan dalam bahasa Kroasia,” kata David dari press release yang diterima Footballstar.com, Jumat (4/6/2021).

Bagus Kahfi ke FC Utrecht, Barito Tak Mau Pemain Muda Lainnya Tergoda David Maulana Usai Timnas U-19 Dibubarkan: Saya Khawatir Pemain Timnas U-19 Justru Terlecut Hadirnya Keturunan

“Saya senang karena kami bisa mewakili Indonesia sebagai jebolan Garuda Select di sana,” tambahnya.

Pemain berusia 19 tahun itu tergabung ke Program Garuda Select angkatan pertama dan bergabung kembali dengan angkatan kedua untuk melanjutkan pembinaan. Direktur Sepakbola Garuda Select, Dennis Wise, mengatakan David punya keistimewaan tersendiri.

“Di samping punya kemampuan yang bagus, David punya jiwa kepemimpinan yang baik saat berada di lapangan. Dia juga berani mengambil kesempatan, ketika diberi tantangan, David melakukannya dengan baik dan menunjukkan keinginan bersaing yang tinggi,” kata Dennis Wise.

Penampilan David Maulana Bersama Timnas Indonesia

David Maulana tunjukkan penampilan yang cukup pesat setelah mengikuti Garuda Select. Pada 2019 lalu misalnya, David Maulana memiliki peran penting saat Indonesia meraih kemenangan 5-0 atas Brunei di lanjutan babak penyisihan grup Piala AFF U-18.

Pelatih U-19 Indonesia saat itu, Fakhri Husaini memuji permainan David dan para pemain muda Indonesia. Mengemban tugas kapten, pemain 19 tahun itu menurut Fakhri tunjukkan permainan yang menjanjikan.

Ia memiliki ketegasan yang diperlukan sebagai kapten tim. Sebagai contoh ialah saat ia mampu meredam rekan-rekannya yang terpancing emosi saat timnas melawan Filipina.

Di laga itu, terlihat bagaimana David sesekali mengingatkan dan mencegah rekan-rekannya untuk tidak terpancing emosi saat mendapatkan provokasi dari pihak lawan.

David juga dikenal sebagai sosok yang bersahaja. Ia juga tipikal pemain muda yang rendah hati dan lebih memilih untuk memuji permainan tim dibanding raihan pribadinya.

Alhamdulillah, kami bisa mempersembahkan kemenangan perdana, itu semua juga berkat kerja keras teman-teman yang lain, untuk selanjutnya kami harus tetap fokus dan jangan cepat puas,” kata David saat itu.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img