Diego Simeone: Tekanan di Atletico Madrid Sangat Berat

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Diego Simeone mengaku bahwa sejak awal ia melatih di Atletico Madrid, dirinya sudah berpikir akan mendapat surat pemecetan dari manajemen. Hal ini lantaran tekanan di Atletico Madrid sangat berat.

- Advertisement -

“Tuntutannya sangat tinggi dan para pemain harus melihat Anda seolah-olah itu adalah sesi latihan pertama,” ucap Diego Simeone kepada El Pais seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Senin (11/10/2021).

Diego Simeone - AC Milan - Getty Images
Getty Images

“Sejak hari saya tiba di sini, di mana saya selalu ingin kembali, saya hidup dengan berpikir bahwa mereka dapat memecat saya,” tambah pelatih asal Argentina tersebut.

Meski begitu, Diego Simeone sampai saat ini tetap mempertahankan posisinya. Dari 2011, Diego Simeone masih mendapat kepercayaan penuh dari manajemen Atletico Madrid.

Ia tetap bertahan pada posisinya sebagai pelatih Atletico Madrid, sementara tim rival seperti Real Madrid dan Barcelona silih berganti mendepak pelatih mereka.

Diego Simeone: Tekanan di Atletico Madrid Sangat Berat

Sejak melatih dari 2011, Diego Simeone telah mempersembahkan 8 gelar untuk Atletico Madrid, termasuk dua gelar Liga Spanyol musim 2013-14 dan 2020-21.

Diego Simeone Berpikir untuk Hengkang

Sepanjang kariernya di Atletico, Simeone mengaku bahwa pertandingan yang cukup mengganggu tidurnya ialah kekalahan di final Liga Champions 2015-16 oleh Real Madrid di San Siro, Milan.

Atletico gagal menjadi juara Liga Champions setelah kalah adu penalti. Di waktu normal, derbi Madrid di San Siro itu berakhir dengan skor imbang 1-1.

Diego Simeone: Tekanan di Atletico Madrid Sangat Berat

“Salah satu momen sulit ialah di final Liga Champions yang berlangsung di Milan. Itu kedua kalinya kami kalah di final,” ucapnya.

“Final pertama karena gol di menit ke-93 dan yang lainnya kami mencapai untuk bisa menang dan kalah di adu penalti,” ungkap Simeone.

Setelah final 2015-16, Simeone sempat dirumorkan akan meninggalkan Atletico Madrid. Namun menurutnya ada kesalahan dari awak media memahami konteknya omongannya. “Itu disalahpahami,” tutup eks pemain Inter Milan tersebut.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img