Dihukum 5 Tahun oleh PSSI, Hisyam Tolle Berharap Jadi Contoh

BACA JUGA

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain PSIM Yogyakarta, Achmad Hisyam Tolle, terpukul oleh hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Pasalnya, dia dinyatakan tak boleh aktif bermain sepak bola selama lima tahun karena terbukti melakukan hal tak terpuji saat melawan Persis Solo.

Bagi Hisyam Tolle, hukuman itu seperti malaikat maut. Seperti dituturkan di akun Instagram-nya, dia menyebut sepak bola adalah hidupnya. Sungguh tak terpikirkan hidup tanpa sepak bola.

- Advertisement -

“Sejatinya sepak bola buat aku bukan hanya tentang sekadar pekerjaan. Sepak bola sudah bagian dari diriku itu sendiri sejak kecil, dan mulai mencintainya dan menjadi tempat pelarian kala aku senang, apalagi di kala sedih. Hanya dengan bermain bola membuat aku kembali bersemangat dan bahagia,” urai Hisyam Tolle seperti dikutip Football5Star.com dari akun Instagram-nya.

Akan tetapi, dia mengaku kesalahannya memang sangat fatal. Untuk itu, dia kembali meminta maaf dan merasa patut bila disalahkan dan dihujat oleh publik sepak bola nasional.

“Sekali lagi aku pribadi meminta maaf untuk semuanya yang merasa kecewa dan sakit hati atas perilakuku. Ini akan menjadi pelajaran berharga buat diriku. Tidak ada salahnya kalian menghujat karena itu pantas aku dapatkan!!! Aku salah dan mengakuinya,” kata Hisyam Tolle lagi.

Lebih jauh, Hisyam Tolle berharap dirinya dapat menjadi contoh bagi para pemain lain. “Terima kasih Tuhan telah membuat aku sebagai contoh buat yang lainnya agar tidak melakukan apa yang sudah aku lakukan,” ucap dia.

Karena Tak Rela Kalah

Dalam unggahannya, Hisyam Tolle juga menjelaskan alasan di balik perilaku beringasnya dalam Derbi Mataram yang berakhir ricuh. Menurut dia, itu karena jiwanya yang tak mau kalah.

“Karena sepak bola sudah menjadi bagian dari hidupku, jadi jangan heran kenapa setiap tim yang aku bela selalu aku berusaha memberikan yang terbaik dan kadang kala di luar batasan. Ya, itu salah! Tapi, itu sudah tertanam di dalam diriku sifat tidak mau kalah. Jangankan kalah, dilewati lawan pun aku meras malu. Itu tumbuh dengan sendirinya karena rasa cinta yang begitu besar terhadap sepak bola,” urai Hisyam Tolle lagi.

Hisyam Tolle dihujat dan dituntut banyak pihak karena perilaku beringasnya saat PSIM Yogayakarta berhadapan dengan Persis Solo. Dia tertangkap kamera menerjang pemain lawan dengan tendangan kung fu. Selain itu, dia pun diketahui melakukan kekerasan terhadap jurnalis yang melakukan peliputan pada pertandingan Liga 2 tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img