Ditelepon Bupati Sleman, Bos PSS Akui Tersulut Emosi

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Bos PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, akhirnya meminta maaf soal pernyataannya yang jadi masalah saat ditelepon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Marco mengaku saat itu sedang dalam situasi yang lelah sehingga terpancing emosi.

- Advertisement -

Seperti diketahui, PSS belakangan memang jadi sorotan karena tuntuntan suporter. Para suporter menggelar unjuk rasa di Omah PSS untuk menuntut Dejan Antonic dipecat dari kursi kepelatihan.

Ditelepon Bupati Sleman, Bos PSS, Marco Gracia Paulo Akui Tersulut Emosi  Football5Star.com, Indonesia - Bos PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, akhirnya meminta maaf soal pernyataannya yang jadi masalah saat ditelepon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Marco mengaku saat itu sedang dalam situasi yang lelah sehingga terpancing emosi.  Seperti diketahui, PSS belakangan memang jadi sorotan karena tuntuntan suporter. Para suporter menggelar unjuk rasa di Omah PSS untuk menuntut Dejan Antonic dipecat dari kursi kepelatihan.  Nah, Marco disebut-sebut mengeluarkan pernyataan kalau Dejan pergi, PSS Sleman akan pindah kandang. Pernyataan itu menyulut kemarahan suporter. Kondisi itu akhirnya bikin Bupati Sleman akhirnya mencoba menengahkan.  Kustini bahkan langsung menelepon Marco Gracia Paulo. Dalam percakapannya dengan Bupati Kustini, Marco mengaku sempat tersulut emosi.  "Saya mohon maaf atas pernyataan saya. Karena kondisinya saya dua hari tak tidur dengan tekanan-tekanan yang ada jadinya keluar (pernyataan) seperti itu," ungkap Marco dikutip dari Twitter Bupati Kustini.  Marco Gracia Paulo Janji  Marco melanjutkan, kalau pihaknya sama sekali tak memiliki niat memindahkan markas Super Elja. Karena, dia memiliki komitmen membangun tim ini sejak awal.  "Tapi sama sekali enggak ada rencana-rencana tersebut. Seperti komitmen awal, pokoknya PSS pasti punya Sleman," tutup dia.  Kustini lantas menegaskan, "Mas Marco tahu toh PSSI itu kebanggaan Sleman? Saya harap ada permintaan maaf kepada masyarakat."
Dok. PSS

Nah, Marco disebut-sebut mengeluarkan pernyataan kalau Dejan pergi, PSS Sleman akan pindah kandang. Pernyataan itu menyulut kemarahan suporter. Kondisi itu akhirnya bikin Bupati Sleman akhirnya mencoba menengahkan.

Kustini bahkan langsung menelepon Marco Gracia Paulo. Dalam percakapannya dengan Bupati Kustini, Marco mengaku sempat tersulut emosi.

Ditelepon Bupati Sleman, Bos PSS, Marco Gracia Paulo Akui Tersulut Emosi  Football5Star.com, Indonesia - Bos PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, akhirnya meminta maaf soal pernyataannya yang jadi masalah saat ditelepon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Marco mengaku saat itu sedang dalam situasi yang lelah sehingga terpancing emosi.  Seperti diketahui, PSS belakangan memang jadi sorotan karena tuntuntan suporter. Para suporter menggelar unjuk rasa di Omah PSS untuk menuntut Dejan Antonic dipecat dari kursi kepelatihan.  Nah, Marco disebut-sebut mengeluarkan pernyataan kalau Dejan pergi, PSS Sleman akan pindah kandang. Pernyataan itu menyulut kemarahan suporter. Kondisi itu akhirnya bikin Bupati Sleman akhirnya mencoba menengahkan.  Kustini bahkan langsung menelepon Marco Gracia Paulo. Dalam percakapannya dengan Bupati Kustini, Marco mengaku sempat tersulut emosi.  "Saya mohon maaf atas pernyataan saya. Karena kondisinya saya dua hari tak tidur dengan tekanan-tekanan yang ada jadinya keluar (pernyataan) seperti itu," ungkap Marco dikutip dari Twitter Bupati Kustini.  Marco Gracia Paulo Janji  Marco melanjutkan, kalau pihaknya sama sekali tak memiliki niat memindahkan markas Super Elja. Karena, dia memiliki komitmen membangun tim ini sejak awal.  "Tapi sama sekali enggak ada rencana-rencana tersebut. Seperti komitmen awal, pokoknya PSS pasti punya Sleman," tutup dia.  Kustini lantas menegaskan, "Mas Marco tahu toh PSSI itu kebanggaan Sleman? Saya harap ada permintaan maaf kepada masyarakat."
Dok. KRJogja

“Saya mohon maaf atas pernyataan saya. Karena kondisinya saya dua hari tak tidur dengan tekanan-tekanan yang ada jadinya keluar (pernyataan) seperti itu,” ungkap Marco dikutip dari Twitter Bupati Kustini.

Marco Gracia Paulo Janji

Marco melanjutkan, kalau pihaknya sama sekali tak memiliki niat memindahkan markas Super Elja. Karena, dia memiliki komitmen membangun tim ini sejak awal.

“Tapi sama sekali enggak ada rencana-rencana tersebut. Seperti komitmen awal, pokoknya PSS pasti punya Sleman,” tutup dia.

Ditelepon Bupati Sleman, Bos PSS, Marco Gracia Paulo Akui Tersulut Emosi  Football5Star.com, Indonesia - Bos PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, akhirnya meminta maaf soal pernyataannya yang jadi masalah saat ditelepon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Marco mengaku saat itu sedang dalam situasi yang lelah sehingga terpancing emosi.  Seperti diketahui, PSS belakangan memang jadi sorotan karena tuntuntan suporter. Para suporter menggelar unjuk rasa di Omah PSS untuk menuntut Dejan Antonic dipecat dari kursi kepelatihan.  Nah, Marco disebut-sebut mengeluarkan pernyataan kalau Dejan pergi, PSS Sleman akan pindah kandang. Pernyataan itu menyulut kemarahan suporter. Kondisi itu akhirnya bikin Bupati Sleman akhirnya mencoba menengahkan.  Kustini bahkan langsung menelepon Marco Gracia Paulo. Dalam percakapannya dengan Bupati Kustini, Marco mengaku sempat tersulut emosi.  "Saya mohon maaf atas pernyataan saya. Karena kondisinya saya dua hari tak tidur dengan tekanan-tekanan yang ada jadinya keluar (pernyataan) seperti itu," ungkap Marco dikutip dari Twitter Bupati Kustini.  Marco Gracia Paulo Janji  Marco melanjutkan, kalau pihaknya sama sekali tak memiliki niat memindahkan markas Super Elja. Karena, dia memiliki komitmen membangun tim ini sejak awal.  "Tapi sama sekali enggak ada rencana-rencana tersebut. Seperti komitmen awal, pokoknya PSS pasti punya Sleman," tutup dia.  Kustini lantas menegaskan, "Mas Marco tahu toh PSSI itu kebanggaan Sleman? Saya harap ada permintaan maaf kepada masyarakat."

Kustini lantas menegaskan, “Mas Marco tahu toh PSSI itu kebanggaan Sleman? Saya harap ada permintaan maaf kepada masyarakat.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img