Dua Bulan di Korea, Asnawi Mangkualam Frustrasi Tiap Kelar Latihan

gamespool
Dua Bulan di Korea, Asnawi Mangkualam Frustrasi Tiap Kelar Latihan 3

Football5star.com Indonesia – Pemain Indonesia, Asnawi Mangkualam, mengaku frustrasi setiap selesai menjalani latihan bersama Ansan Greeners. Pasalnya, dia masih mengalami kesulitan untuk bisa berkomunikasi dengan rekan-rekan setimnya.

Kendala bahasa memang masih menjadi pekerjaan rumah utama Asnawi Mangkualam di Korea Selatan. Sejauh ini, dia hanya fasih berbahasa Indonesia dan kerap menggunakan penerjemah ketika berkomunikasi di depan publik.

Asnawi Mangkualam Ansan Greeners jumpa pers - Sports-G
Sports-G

Bahasa Inggris pun kurang dikuasai Asnawi, terlebih bahasa Korea Selatan. Hal itu yang membuat mantan pemain PSM Makassar tersebut merasa frustrasi dalam menjalani bulan-bulan awal bersama Ansan Greeners.

“Bohong jika aku katakan tak ada kendala komunikasi dengan pemain lain. Memang tak ada masalah ketika menjalani latihan. Bahasa sepak bola selalu sama di setiap negara. Permasalahannya ketika selesai latihan atau pertandingan. Aku ingin berbincang lebih dalam dengan pemain lain, tapi frutrasi karena aku tak bisa,” bilang Asnawi, dikutip Football5star.com dari MBC Sports Plus.

Asnawi Tak Lagi Bermasalah dengan Cuaca

Asnawi Mangkualam mengaku mulia mengikuti langkah rekan setimnya asal Jepang. Go Iwase, yang tengah rajin belajar bahasa Korea Selatan. Namun, diakuinya untuk bisa melancarkan bahasa Korea Selatan butuh proses tak sebentar.

“Aku mempelajari kata-kata penting satu per satu. Jangan terkejut, ya,” ucapnya sambil melafalkan kata halo, maaf, dan terima kasih, dalam bahasa Korea Selatan.

“Aku akan membeli buku untuk belajar seperti Go Iwase. Namun pertama, aku ingin membuktikan kemampuan agar bisa diakui sebagai pemain penting di Ansan Greeners,” sebutnya menambahkan.

Asnawi Mangkualam Ansan Greeners Kim GIl-sik - Twitter @KLeague
Twitter @KLeague

Berbeda dengan bahasa, Asnawi Mangkualam mengaku sudah tak mengalami kesulitan untuk adaptasi cuaca di Korea Selatan. Dia justru mengaku senang ketika pertama kali merasakan bangin tidur bisa melihat butiran salju jatuh dari langit.

“Di sini dingin. Rata-rata suhu di Indonesia adalah 27 sampai 30 derajat celcius. Aku tiba di Korea pada 3 Februari. Salju turun dari langit dan aku senang melihat keindahan itu. Ketika bangun tidur aku melihat butiran salju, aku terkesan. Sekarang hari-hari semakin hangat, dan aku yakin bisa beradaptasi,” bilang Asnawi memungkasi.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More