Eks Arsenal Murka, Sebut Permainan Inggris Medioker

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan Inggris dari Italia di final Euro 2020 menuai banyak komentar. Beberapa di antara mereka mengkritisi permainan yang diterapkan Gareth Southgate.

- Advertisement -

Salah satunya adalah mantan pemain Arsenal, Andrey Arshavin. Dengan kesal ia menyebut Inggris bermain pragmatis.

Terlebih ketika mereka unggul cepat lewat gol Luke Shaw. Setelah itu tuan rumah tidak mencoba untuk menambah tekanan. Tapi justru lebih sering memainkan bola di daerah sendiri.

Andrey Arshavin - Arsenal - Bleacher Report
Bleacher Report

“Inggris mencetak gol cepat dan setelah itu mereka tidak ingin menguasai bola dan mengambil inisiatif. Mereka bermain sangat pragmatis di sisa pertandingan,” tegas Arshavin seperti dikutip Football5star dari Match TV, Rabu (14/7/2021).

“Hampir semua dari pemain mereka berada di garis belakang, memainkan bola di daerah sendiri. Saya tidak senang menonton final Euro tahun ini. Mereka sangat mendioker,” sambung legenda Rusia.

Unggul cepat memang tidak membuat Inggris berada di atas angin. Mental yang tengah meninggi justru tidak dimanfaatkan dengan baik.

Hal ini justru dimanfaatkan Italia. Secara perlahan mereka meningkatkan tempo pertandingan sampai akhirnya menguasai laga.

Gol penyama yang ditunggu akhirnya tercipta pada pertengahan babak kedua lewat tendangan Leonardo Bonucci di mulut gawang.

Statistik pertandingan juga menunjukkan The Three Lions di bawah tekanan. Dalam penguasaan bola mereka hanya mencatatkan 34 persen. Pun dengan tendangan ke gawang. Harry Kane dkk hanya mampu melepaskan enam tembakan, berbanding Italia sebanyak 19 kali.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img