Eks Wakil Presiden FIFA Ragukan Inggris Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Eks wakil presiden FIFA, Jim Boyce meragukan niat Inggris dan Irlandia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Hal ini tentu saja didasari aksi rusuh yang terjadi di final EURO 2020.

- Advertisement -

“Tidak diragukan lagi perilaku beberapa individu di pertandingan final akan membuat orang berpikir tentang di mana Piala Dunia diberikan,” kata Boyce seperti dikutip Football5star.com dari ITV, Rabu (14/7/2021).

Final EURO 2020 Rusuh, Inggris Tetap Pede Jadi Calon Tuan Rumah Piala Dunia 2030

“Orang-orang FIFA jelas akan memperhatikan apa yang terjadi. Pertama-tama, insiden laser di semifinal melawan Denmark. Kami kemudian mendapat ejekan memalukan dari lagu kebangsaan dan kami mendapati orang-orang bodoh yang mengamuk saat mencoba masuk ke stadion,” ungkapnya.

“Jadi jelas itu tidak membuat sepak bola Inggris atau FA baik-baik saja tentang apa yang terjadi. Saya sangat berharap itu tidak akan merusak tawaran,”

“Inggris memiliki stadion dan mereka memiliki fasilitas di Inggris untuk menjadi tuan rumah bersama Irlandia di Piala Dunia 2030,” tambah Jim Boyce.

Kerusuhan final EURO 2020 menimbulkan kekhawatiran baru bahwa Inggris belum siap untuk bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Irlandia. Hal itu lantaran Inggris masih belum bisa mengatasi masalah hooliganisme.

Meski bisa mengancam pencalonan Inggris sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030, pihak pemerintah Perdana Menteri Boris Johnson menekankan bahwa insiden yang terjadi di final EURO 2020 tidak akan mengurangi penilaian kelayakan negaranya.

Sementara itu, CEO FA, Mark Bullingham juga memiliki pendapat yang sama dengan PM Boris Johnson. Menurut Bullingham, Inggris masih cocok untuk menjadi calon kuat tuan rumah Piala Dunia 2030.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img