Emi Martinez Sejak Awal Memang Tak Pernah Mau Gabung Arsenal

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Aston Villa, Emiliano Martinez, mengungkapkan bahwa dirinya memang dari awal tak mau bergabung ke Arsenal pada 2010 lalu. Saat itu, dia terpaksa pindah ke Arsenal karena permintaan dari pelatihnya dan keluarganya.

Arsenal merekrut Martinez dari akademi Independiente pada 2010, saat itu Martinez berusia 18 tahun. Namun, setelah itu, dia terus menerus dipinjamkan ke 6 klub yang berbeda.

Emiliano Martinez sempat ditolak oleh River Plate dan Boca Juniors.
tycsports.com
- Advertisement -

Kemampuan Martinez baru terlihat pada musim 2019-20 ketika Bernd Leno mengalami cedera. Dia tampil luar biasa sampai akhirnya menjadi kunci keberhasilan The Gunners meraih Piala FA dan Community Shield.

Tapi dia langsung dijual setelah itu karena Arsenal tetap memilih Leno sebagai kiper utama dan Martinez menolak untuk menjadi kiper kedua.

Dia pindah ke Aston Villa dan musim lalu menjadi kiper dengan catatan cleansheet kedua terbanyak di Premier League. Puncak kariernya terjadi ketika dia dipilih menjadi kiper utama timnas Argentina dan membawa Albiceleste juara Copa America 2021.

Emiliano Martinez: Saya Pindah ke Arsenal Demi Keluarga

Emiliano Martinez melakukan panggilan video setelah final Piala FA 2019-20.
Getty Images

Martinez kini mengakui bahwa pada 2010, dia sebenarnya menolak untuk pindah ke Arsenal karena ingin bisa menembus posisi kiper utama Independiente.

“Arsenal datang untuk mencari saya dan (pelatih) Pepe Santoro mengatakan kepada saya bahwa itu kesempatan sekali seumur hidup. Keluarga saya dan agen saya berpikiran sama. Jadi, keputusannya lebih untuk mereka daripada yang lainnya,” ucap Martinez seperti dikutip Football5Star.com dari El Pais.

Dia melanjutkan, “Saya tidak ingin pergi. Saya tidak menyesalinya, tetapi saya ingin bermain di Independiente. Untuk sementara saya berpikir: ‘Jika saya bertahan, dalam dua tahun saya akan menjalani debut saya’.

“Kami sedikit kekurangan secara finansial. Saya melakukannya lebih untuk itu daripada untuk olahraga. Saya tahu saya bisa masuk ke tim utama Independiente. Klub mempercayai penjaga gawang tim junior.”

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img