Fakhri Husaini Tanggapi Tuduhan Timnya Main Sabun Lawan Kaltim di PON 2021

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Fakhri Husaini akhirnya buka suara soal tuduhan timnya, Aceh, main sabun saat melawan Kaltim di PON 2021. Dia tak mau memusingkan nada-nada sumbang tersebut.

- Advertisement -

Seperti diketahui, partai tersebut memang jadi sorotan karena Kaltim cuma butuh hasil imbang untuk lolos sedang Aceh wajib menang. Dalam beberapa tayangan ulang Aceh vs Kaltim yang beredar di media sosial, kedua tim sangat mudah mencetak gol ke gawang.

Aceh vs Kaltim di PON 2021 Diduga Main Sabun, Begini Reaksi Menpora fakhri husaini
Antara

Puncaknya, saat pemain Kaltim, Risky Romadan mencetak gol bunruh diri yang membuat Aceh akhirnya menang di Stadion Barnabas, Youwe, Sentani, Jayapura Senin (4/10/2021). Akhirnya, Aceh dan Kaltim pun sama-sama lolos ke babak selanjutnya. Sedang, Sulawesi Utara yang jua punya peluang harus mengubur mimpinya.

Fakhri Husaini Tanggapi Tuduhan Timnya Main Sabun Lawan Kaltim di PON 2021
Antara

“Ini kenapa jadi ramai? Karena ada tim yang tersingkirkan karena skor itu. Tapi, buat saya sih ini biasa, artinya orang bebas saja berpendapat,” ungkap Fakhri Husaini dikutip dari Antara.

“Saya sebagai pelatih tentu melihat dari aspek teknis ya. Saya melihat dari aspek teknis, itu sulit memang bola datang tiba-tiba ke kakinya Rizky,” sambung dia.

Fakhri Husaini Persilakan Usut

Andai laga tersebut mau diusut, Fakhri pun sama sekali tak takut. Sebab, dia menyebut kalau memang semua pertandingan di mana saja, termasuk PON 2021 harus fairplay.

Aceh vs Kaltim di PON 2021 Diduga Main Sabun, Begini Reaksi Menpora
PB PON

“Ya kalau mau diusut silakan saja, wajar misalnya kalau ada yang diusut misalkan karena ada dugaan. Karena PSSI juga punya kewajiban untuk menegakan fairplay, respect. Ini sah-sah saja,” papar dia.

Akan tetapi, kata Fakhri, yang menyelidiki pertandingan itu harus betul-betul sesuai dengan fakta. “Harus berdasar bukti dan fakta di lapangan,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img