Fakta Piala Dunia: 3 Juara Tanpa Kostum Utama

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Tengoklah 21 final Piala Dunia dari 1930 hinga 2018. Sang pemenang yang lantas mengangkat tinggi-tinggi trofi juara rata-rata mengenakan kostum utama. Dalam catatan fakta Piala Dunia, baru ada 3 tim yang juara dengan mengenakan kostum kedua alias kostum alternatif.

Tonggaknya adalah Brasil di Piala Dunia 1958. Ketika itu, Selecao bersua sang tuan rumah, Swedia, pada laga puncak. Menariknya, kedua tim punya kostum utama yang sama. Brasil dan Swedia sama-sama mengenakan kaus kuning dan celana biru. Alhasil, salah satu tim harus mengenakan kostum alternatif.

Brasil tercatat dalam fakta Piala Dunia sebagai tim pertama yang juara tanpa memakai kostum utama saat final.
Getty Images
- Advertisement -

Menurut Pele dalam biografi yang ditulis bersama Brian Winter, Why Soccer Matters, kubu Brasil tadinya berharap Swedia bermurah hati dengan membiarkan mereka yang mengenakan kostum utama. Namun, itu tak terjadi. Kubu tuan rumah lantas mengusulkan pengundian dengan koin dan ternyata Brasil kalah.

“Pimpinan delegasi berpikir itu bukan masalah. Bendera Brasil mengandung unsur warna lain untuk dijadikan opsi. Putih, hijau atau biru. Para direktur lantas mengumumkan pada pertemuan bahwa mereka sudah memilih kostum putih,” urai Pele seperti dikutip Football5Star.com dari biografinya itu.

Brasil Beli Kostum di Toserba

- Advertisement -

Putusan itu ternyata disambut dingin. Para pemain saling melihat satu sama lain dengan mata terbelalak. Mereka tak percaya dengan putusan yang baru saja diambil. Pasalnya, putih adalah warna kostum saat Brasil kalah dari Uruguay pada final Piala Dunia 1950 di kandang sendiri yang disebut sebagai Maracanazo.

Para pemain Brasil memakai kostum baru berwarna biru saat final melawan Swedia.
Getty Images

Reaksi itu ditangkap oleh Dr. Paulo Machado. Dia segera meralat putusan yang telah dibuat. Untuk final melawan Swedia, Pele dkk. akan memakai kostum biru. Untuk memberikan keyakinan, Machado berdalih, biru adalah warna santo pelindung Brasil: Nossa Senhora Aparecida.

- Advertisement -

Masalahnya, kostum yang akan dipakai untuk final itu belum tersedia. “Memang kami punya kostum biru, tapi sudah lusuh karena terus-menerus dipakai saat latihan. Kostum-kostum itu sudah compang-camping dan warnanya pun pudar. Sungguh tak pantas dipakai pada final,” kata Pele.

Solusinya, dua ofisial tim, Adolpho Marques dan drg. Mario Trigo, pergi ke pusat kota Stockholm. Mereka lantas membeli kostum baru di salah satu toko serba ada (toserba). Setelah itu, Mario Americo, terapis Selecao, memindahkan nomor dan logo dari kostum kuning ke kostum biru yang masih polos itu.

Inggris mengikuti Brasil saat mengalahkan Jerman Barat pada final Piala Dunia 1966 dengan kostum merah.
Getty Images

Dua Tim Ikut Masuk Catatan Fakta Piala Dunia

Kekalahan saat undian penentuan kostum itu ternyata jadi tonggak baru dalam catatan fakta Piala Dunia. Kemenangan 5-2 atas Swedia pada laga final menjadikan Brasil sebagai tim pertama yang menjuarai Piala Dunia dengan mengenakan kostum alternatif pada laga final.

Setelah Brasil, dua tim lain menyusul masuk ke dalam catatan fakta Piala Dunia karena juara tanpa mengenakan kostum utama. Mereka adalah Inggris pada 1966 dan Spanyol pada 2010. Inggris juara di tanah sendiri tanpa kostum putih di final, Spanyol pun tak mengenakan kostum merah saat laga puncak.

Spanyol jadi tim ketiga dalam catatan fakta Piala Dunia yang juara tanpa kostum utma adi final.
Getty Images

Seperti Brasil pada 1958, Inggris menghadapi tim dengan warna kostum utama sama pada final Piala Dunia 1966. Kala itu, lawan mereka adalah Jerman Barat. Pada akhirnya, The Three Lions yang harus berganti kostum. Mereka pun mengenakan kostum merah dan lantas menang 4-2 lewat perpanjangan waktu.

Hal berbeda dialami Spanyol. Sebenarnya warna kostum utama mereka, merah, berbeda dengan Belanda yang memakai kostum jingga. Lalu, kostum kedua pun berwarna putih. Namun, mereka harus menanggalkan kostum itu dan memakai kostum ketiga yang berwarna biru karena FIFA mengharuskan kedua tim tampil dengan kostum yang benar-benar kontras.

Begitu pertandingan usai, para pemain Spanyol lantas berganti kostum. Mereka menanggalkan kostum biru yang baru dipakai menghadapi Belanda, lalu mengenakan kostum utama yang berwarna merah. Dengan kostum itu pulalah Andres Iniesta cs. menerima trofi dan melakukan selebrasi juara.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img