Fakta Piala Dunia: Felipe Melo Buat Brasil Jadi Tim Termerah

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Piala Dunia adalah pentas penuh drama. Salah satunya soal permainan keras yang berbuah pengusiran pemain dari lapangan. Fakta Piala Dunia mencatat sudah ada 173 kasus pengusiran pemain yang terjadi dalam 140 pertandingan dari 1930 hingga 2018.

Pengusiran pemain oleh wasit dari lapangan sudah terjadi sejak 1930. Namun, sistem kartu kuning dan kartu merah baru diberlakukan pada 1970. Placindo Galindo dari Peru tercatat sebagai pemain pertama yang diusir wasit pada 1930. Adapun penerima kartu merah pertama adalah Carlos Caszely dari Cile pada 1974.

Ronaldinho termasuk salah satu dari 11 pemain Brasil yang diusir wasit dalam catatan fakta Piala Dunia.
Getty Images
- Advertisement -

Lalu, tim manakah yang paling sering pemainnya diusir wasit dari lapangan? Fakta Piala Dunia menunjukkan hal yang mengejutkan. Pasalnya, tim itu bukanlah Cile atau Argentina yang sempat dicap brutal. Tim termerah pada saat ini justru pengusung sepak bola indah, Brasil.

Secara total, sudah ada 11 pemain Brasil yang diusir wasit dari lapangan. Kartu merah ke-11 diterima pada Piala Dunia 2010 oleh Felipe Melo ketika menghadapi Belanda. Itu membuat Selecao melewati koleksi 10 kartu merah milik sang seteru utama, Argentina.

Gara-Gara Drama Abdel-Kader Keita

- Advertisement -

Hal yang menyesakkan bagi Brasil, pada 2010 itu, mereka melewati Argentina gara-gara kartu merah yang tak layak diberikan kepada Kaka pada laga lawan Pantai Gading di Piala Dunia 2010. Wasit Stephane Lannoy memberikan kartu kuning kedua kepada Kaka karena reaksi berlebihan Abdel-Kader Keita saat terjadi adu fisik pada menit ke-88.

Kaka berdiri saat Keita berlari menuju ke arahnya. Dia lalu menggerakkan tangannya ke arah dada. Keita kemudian berguling-guling di atas lapangan dengan memegangi mukanya. Padahal, sama sekali tak ada kontak antara tangan Kaka dan wajah Keita. Tanpa diduga, Lannoy mengeluarkan kartu kuning yang disusul kartu merah.

Kartu merah untuk Kaka saat melawan Pantai Gading dinilai banyak pihak tidak adil.
Getty Images
- Advertisement -

Kaka berjalan gontai ke luar lapangan sambil tersenyum. “Bahkan, nenek saya saja marah dengan wasit. Saya tak bisa mengulang kata-katanya. Dia senang dengan cara saya bermain, tapi sangat sedih dengan pengusiran oleh wasit. Dia lantas mengeluarkan sumpah serapah untuk wasit,” urai Kaka seperti dikutip Football5Star.com dari TalkSport.

Lebih lanjut, eks pemain Real Madrid itu mengungkapkan, “Itu insiden yang benar-benar normal. Sayangnya, ada reaksi berlebihan dari pihak lain. Jika saya dianggap benar-benar menunjukkan emosi berlebihan, saya minta maaf. Namun, itu hanya insiden biasa.”

Tim Paling Provokatif dalam Catatan Fakta Piala Dunia

Reaksi sangat keras ditunjukkan pelatih Brasil, Carlos Dunga. Dia sangat marah melihat Kaka diusir dari lapangan karena sandiwara Keita, sementara pelanggaran-pelanggaran keras pemain Pantai Gading kepada para pemain Brasil sama sekali tak digubris Stephane Lannoy.

“Itu benar-benar karu merah yang tak adil. Ini pertandingan yang rumit. Ada begitu banyak pelanggaran dan kita semua yang mencintai sepak bola dan hasrat sepak bola indah selalu meminta permainan indah itu dikontrol. Kita harus tahu apa itu sepak bola yang bagus dan tidak. Jadi, ketika wasit membiarkan pelanggaran atau insiden tertentu seperti terjadi hari ini, itu tidak benar,” kata Dunga.

Fakta Piala Dunia mencatat Jerman sebagai tim yang paling sering membuat pemain lawan diusir wasit.
Getty Images

Hal yang menarik, Pantai Gading bukanlah tim yang paling provokatif. Sepanjang sejarah, Kaka adalah pemain kedua yang dikartu merah saat bertemu mereka. Satu pemain lain yang terlebih dahulu mengalami hal itu adalah Albert Nad dari Serbia & Montenegro pada 2006.

Berdasarkan catatan fakta Piala Dunia, tim yang paling sering mengakibatkan pemain lawan diusir wasit dari lapangan adalah Jerman. Total, 19 kali wasit mengusir pemain saat menghadapi Jerman. Di belakang Jerman ada Argentina yang sudah membuat 12 pemain lawannya diusir wasit.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img