Gianluigi Buffon Tinggalkan Juventus Lagi karena Sakit Hati

Football5Star.com, Indonesia – Gianluigi Buffon akhirnya mengungkapkan alasan hengkang lagi dari Juventus pada akhir musim 2020-21. Dia menyebut ada rasa sakit hati yang diterima pada keberadaannya di skuat I Bianconeri musim ini.

Sakit hati yang dirasakan Buffon berasal dari komentar miring saat dirinya tampil membela Juventus dalam lawatan ke markas Barcelona, Stadion Camp Nou. Ketika itu, kiper yang pernah membela Paris Saint-Germain tersebut dinilai mendapat perlakuan istimewa dari pelatih Andrea Pirlo.

- Advertisement -

“Komentar-komentar soal kesempatan main lawan Barcelona begitu mengganggu. Mereka bilang, ‘Buffon bermain karena dia adalah teman Pirlo.’ Aku tak menginginkan hadiah!” ujar Gianluigi Buffon dalam wawancara dengan Juventus TV seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

corrieredellosport.it

Buffon mengakui komentar miring yang menyudutkan sekaligus meragukan kemampuannya itu jadi salah satu faktor yang melandasi putusan hengkang pada akhir musim ini. “Mendengat seseorang meragukanku telah mendorongku untuk meninggalkan Juventus,” kata dia.

- Advertisement -

Buffon memahami komentar tersebut didasari keinginan melihat adanya perubahan di tim. Namun, tetap saja itu menyakitkan bagi dirinya yang sudah demikian laga memberikan dedikasi dan kontribusi besar bagi Juventus.

Buffon Sindir Tifosi Juventus

cbssports.com

Gianluigi Buffon lebih jauh memberikan pesan kepada tifosi Juventus untuk menunjukkan dukungan sepenuhnya. Dia merasa mereka tak lagi sabar dalam mengikuti proses yang dijalani I Bianconeri. Padahal, prestasi harus melalui proses yang kadang tak mulus.

- Advertisement -

“Dukungan terhadap tim ini mulai berkurang pada kesulitan pertama. Itu sungguh menggangguku. Fan sejati tak akan mengubur timnya begitu mengalami keterpurukan. Jika mendukung Juve, aku akan mendukung para pemain hingga Mei, bukan sampai Februari saja,” ujar Buffon.

Adapun mengenai masa depannya, Gianluigi Buffon belum membuat putusan pasti. Prioritasnya saat ini adalah menikmati waktu untuk beberapa lama guna mengembalikan energinya. Dia juga tak menutup kemungkinan pensiun. “Aku juga bisa berhenti karena sudah melakukan cukup banyak hal sepanjang karierku,” kata dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

- Advertisement -