Donnarumma: Gol Cepat Inggris Tak Mampu Membunuh Italia

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com Indonesia – Gianluigi Donnarumma jadi pahlawan Italia menjuarai EURO 2020 dengan mengalahkan Inggris dalam drama adu penalti di Stadion Wembley, Senin (12/7) WIB. Menurut Donnarumma, mental Gli Azzurri tak runtuh meski ketinggalan lebih dahulu.

- Advertisement -

Italia memang sempat dikejutkan gol cepat Inggris saat laga baru berumur 1 menit dan 57 detik. Gol yang dicetak Luke Shaw itu sekaligus menjadi rekor tercepat sepanjang sejarah partai final EURO.

Luke Shaw Italia vs Inggris final EURO 2020 - Twitter @EURO2020
Twitter @EURO2020

Selepas gol itu, Italia sempat kesulitan untuk bangkit. Namun, sebelum babak pertama berakhir permainan Gli Azzurri mulai membaik. Italia bisa menyamakan kedudukan berkat gol Leonardo Bonucci pada menit ke-67.

Skor 1-1 yang bertahan selama 120 menit membuat duel dilanjutkan ke babak adu penalti. Donnarumma menjadi pahlawan yang sekaligus membawa Italia menang 3-2 pada drama adu penalti.

Gianluigi Donnarumma Terinspirasi Gianluigi Buffon

- Advertisement -

“Kami luar biasa, pantang menyerah. Seperti dikatakan (Francesco) Acerbi, kami tinggal berjarak satu centimeter dan kami berhasil. Kalian tahu bagaimana kami memulai semua, jelas kami layak mendapatkannya,” bilang Donnarumma, dikutip Football5star.com dari Football-Italia.

- Advertisement -

“Gol Inggris bisa saja meruntuhkan kami, tapi itu bukan Italia. Kami tak pernah mudah menyerah. Kalian boleh saja kebobolan lebih dahulu, dan itu tak mudah, terlebih Inggris bertahan dengan baik. Namun, kami spektakuler dan layak meraih gelar ini,” ucap kiper yang dinobatkan sebagai pemain terbaik EURO 2020 itu menambahkan.

Bagi Italia, ini gelar pertama mereka di pentas EURO sejak 1968. Bagi Donnarumma, dia meneruskan prestasi pendahulu sekaligus idolanya, Gianluigi Buffon, yang juga pernah mempersembahkan trofi untuk Gli Azzurri. Pada 2006, Buffon membawa Italia juara Piala Dunia, juga lewat drama adu penalti di final.

“Gigione (panggilan Buffon) adalah pemain terbaik yang pernah ada. Aku mencoba memberikan yang terbaik, membantu tim dan dia masih menjadi nomor 1. Kita lihat nanti apa yang bisa kulakukan dalam karierku,” sebut Donnarumma memungkasi.

- Advertisement -
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img