Graham Potter: Aubameyang Tak Perlu Buktikan Apa-apa kepada Saya

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Graham Potter, sangat senang bisa bekerja sama dengan Pierre-Emerick Aubameyang. Potter mengatakan bahwa Auba tak perlu membuktikan apa-apa kepadanya.

Datangnya Potter ke Chelsea menggantikan Thomas Tuchel membuat posisi Aubameyang di starting XI tim belum dipastikan. Legenda Arsenal, Nigel Winterburn, mengatakan bahwa Auba perlu membuktikan dirinya kepada Potter.

- Advertisement -

Namun eks pelatih Brighton itu nampaknya sudah cukup puas dengan performa Auba di sesi latihan dan sudah tahu performa Auba bersama klub-klub sebelumnya.

Legenda Arsenal Berharap Pierre-Emerick Aubameyang Gagal di Chelsea (Top Mercato)
Top Mercato

“Saya tak sabar untuk bekerja dengannya, saya senang bekerja dengannya dalam waktu singkat kami bersama,’ kata Potter seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

- Advertisement -

“Saya dapat melihat dia pria yang baik, fokus, ingin melakukannya dengan baik, ingin bermain, ingin mencetak gol. Jadi saya sangat menikmatinya.

“Dia tidak punya apa-apa untuk dibuktikan kepada saya atau sesuatu yang negatif dalam hal itu. Kariernya adalah kariernya, saya sangat menghormati itu.

- Advertisement -

“Tugas saya sekarang adalah membantunya menikmati sepak bola dan menjadi bagian dari apa yang kami coba lakukan di sini. Dia bertindak sebagai profesional top, orang top, jadi saya sangat menantikan untuk bekerja dengannya.”

Graham Potter Soal Christian Pulisic

Graham Potter: Aubameyang Tak Perlu Buktikan Apa-apa ke Saya
chelseafc.com

Potter juga mengomentari situasi Christian Pulisic saat ini. Pemain timnas Amerika Serkat itu baru satu kali menjadi starter musim ini.

Sang pemain juga sempat berkomentar soal kefrustrasiannya dengan jam bermainnya yang minim. Potter tak mau berbicara banyak soal itu.

“Saya bisa mengomentari apa yang dia katakan. Saya pikir para pemain melewati periode dalam karier mereka di mana mereka harus sedikit menderita dan untuk alasan apa pun, tidak mendapatkan waktu bermain yang mereka sukai,” ujar Potter.

“Itu bagian dari pekerjaan, itu bagian dari pendaftaran untuk menjadi pemain sepak Premier League, bahwa tidak selalu mudah untuk menjadi pemain reguler di tim empat besar.

“Itu tidak berarti Anda tidak memahami frustrasi para pemain juga ketika mereka tidak bermain karena itulah yang ingin mereka lakukan, itulah yang membuat mereka bahagia.

“Jadi saya hanya bisa mengomentari dia tentang bagaimana dia bersama saya. Dia benar-benar positif. Dia pria yang cerdas, pandai berbicara, tahu bagaimana mengekspresikan dirinya. Percakapan saya dengannya berjalan baik dan positif.

“Saya tidak akan menghakimi siapa pun atas apa yang terjadi di masa lalu. Saya membuat pikiran saya sendiri. Sepak bola mudah-mudahan memutuskan. Itulah cara terbaik untuk menjadi pelatih menurut saya.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img