Head to Head 8 Laga Babak 16 Besar Liga Champions 2022-23

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Undian babak 16 besar Liga Champions telah dilangsungkan oleh UEFA pada Senin (7/11/2022). Dari 8 laga yang tersaji, ada dua yang big match, yakni Liverpool vs Real Madrid dan Paris Saint-Germain vs Bayern Munich. Head to head pada kedua laga itu memang menarik.

Pada kesempatan kali ini, Football5Star.com tentu saja tak cuma akan membahas rekor pertemuan kedua big match yang dipastikan menyita perhatian seluruh penggemar sepak bola di seluruh penjuru dunia itu. Berikut ini adalah head to head lengkap 8 laga babak 16 besar Liga Champions 2022-23.

Head to Head Liverpool vs Madrid (3-1-5)

Liverpool saat ini kalah head to head dari Real Madrid.
Getty Images
- Advertisement -

Partai Liverpool vs Real Madrid jadi semacam menu wajib di Liga Champions belakangan ini. Tengok saja, sejak 2020-21, The Reds selalu saja dipertemukan dengan Los Blancos. Pada 2020-21, kedua tim bersua pada perempat final. Adapun pada 2021-22, pertarungan keduanya terjadi pada final.

Hasilnya tidak menggembirakan bagi Liverpool. Pada perempat final musim 2020-21, mereka kalah agregat 1-3. Sementara itu, pada final musim lalu, The Reds takluk 0-1. Bila ditarik lebih jauh, Liverpool tak memenangi 6 pertemuan terakhir. Mereka menelan 5 kekalahan dan hanya 1 kali imbang.

- Advertisement -

Fakta itu menarik karena sebelumnya, The Reds selalu memenangi 3 pertemuan dengan Los Blancos. Kegagalan memetik kemenangan dalam 6 pertemuan terakhir membuat rekor pertemuan justru memihak Los Blancos. Ini tentu jadi tekanan tersendiri bagi anak-anak asuh Juergen Klopp.

Head to Head PSG vs Bayern (6-0-6)

Head to Head Paris Saint-Germain vs Bayern Munich sangat seimbang.
Getty Images

Selain Liverpool vs Real Madrid, laga Paris Saint-Germain vs Bayern Munich juga jadi salah satu partai yang sering terjadi di Liga Champions belakangan ini. Sejak musim 2019-20, hanya pada musim lalu mereka tak bersua. Pada 2019-20, PSG bertemu Bayern di final. Adapun, musim berikutnya, laga PSG bs Bayern tersaji pada perempat final.

- Advertisement -

Seperti diketahui, Bayern mengalahkan PSG pada final musim 2019-20 yang berlangsung di Lisbon berkat gol tunggal sundulan Kingsley Coman. Namun, musim berikutnya, mereka tersisih pada perempat final karena kalah agresivitas gol tandang. Mereka kalah 2-3 di Allianz Arena dan hanya menang 1-0 di Parc des Princes.

Secara total, dari 12 edisi pertemuan PSG vs Bayern, 11 terjadi pada ajang Liga Champions dan 1 pada laga pramusim. Satu hal menarik, sejak final 2019-20, laga PSG vs Bayern selalu terjadi pada fase gugur. Sebelumnya, 8 pertemuan tersaji pada fase grup.

Head to Head Milan vs Tottenham (0-2-3)

AC Milan tak punya rekor head to head bagus dengan Tottenham Hotspur.
Getty Images

Setelah AC Milan memastikan lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up grup, Stefano Pioli sesumbar. Dia mengaku tak takut menghadapi tim mana pun. Saat undian, I Rossoneri terhindar dari klub-klub raksasa. Mereka hanya akan menghadapi Tottenham Hotspur.

Akan tetapi, berdasarkan catatan pertemuan, hasil undian itu tidaklah menyenangkan bagi Milan. Pasalnya, mereka belum pernah mampu mengalahkan Tottenham. Bahkan saat bertemu untuk kali terakhir pada pramusim 2018-19, mereka juga kalah 0-1. Itu membuat Milan selalu gagal mencetak gol pada 3 pertemuan terakhir dengan Tottenham.

Hal yang patut dicermati, dua pertemuan sebelumnya terjadi pada babak 16 besar Liga Champions 2010-11. Ketika itu, mereka kalah 0-1 di kandang sendiri dan imbang 0-0 saat menyambangi markas sang lawan. Itu tentu bisa jadi rujukan untuk pertemuan musim ini. I Rossoneri juga mesti lebih waspada karena Spurs ditangani allenatore asal Italia, Antonio Conte.

Head to Head Inter vs Porto (2-1-1)

Inter Milan punya rekor kandang bagus melawan FC Porto.
Getty Images

Bersua FC Porto tentu saja melegakan bagi Inter Milan. Mereka terhindar dari para raksasa macam Real Madrid, Chelsea, dan Manchester City. Di samping itu, rekor pertemuan dengan Porto juga lebih memihak mereka. Dalam 4 pertemuan terdahulu, I Nerazzurri memetik 2 kemenangan, 1 kali imbang, dan hanya 1 kali kalah.

Pertemuan pada babak 16 besar juga bukan yang pertama bagi Inter dan Porto. Kedua klub juga bertemu pada babak yang sama saat mengarungi Liga Champions musim 2004-05. Hasilnya, lagi-lagi jadi sinyal bagus bagi Inter. I Nerazzurri ketika itu menang agregat 4-2.

Secara khusus, menghadapi Porto, Inter bisa berharap pada tuah Stadion Giuseppe Meazza. Pada 2 kesempatan sebelumnya menjamu Porto di sana, I Nerazzurri selalu menang. Pada babak 16 besar musim 2004-05, mereka menang 3-1, sedangkan musim berikutnya unggul 2-0 saat bersua pada fase grup.

Head to head Leipzig vs Man. City (1-0-1)

Head to head RB Leipzig vs Manchester City seimbang.
Getty Images

Bagi awam, RB Leipzig bisa dikatakan sial harus bertemu Manchester City pada babak 16 besar Liga Champions 2022-23. Bukan apa-apa, The Cityzens adalah lawan menakutkan dan dihindari siapa pun. Hasil musim lalu pun tidak mengenakkan bagi Die Roten Bullen.

Meskipun demikian, berdasarkan hasil 2 pertemuan pada fase grup musim lalu, Man. City tak dapat memandang remeh Leipzig. Di kandang lawan, The Cityzens harus takluk 1-2. Lalu, di kandang sendiri, tim asuhan Pep Guardiola harus berkeringat dingin. Meskipun menang 6-3, pertahanan mereka diacak-acak Christopher Nkunku yang membukukan hat-trick.

Satu hal yang membuat Leipzig harus cemas, Man. City kini diperkuat Erling Haaland. Ini adalah sosok menakutkan bagi mereka. Semasa membela Borussia Dortmund, Haaland telah 4 kali menghadapi Leipzig dan mencetak 6 gol. Pada 4 laga itu, dia hanya 1 kali gagal mencetak gol. Adapun pada 3 laga lain, dia selalu membukukan brace.

Head to Head Frankfurt vs Napoli (2-0-0)

Eintracht Frankfurt 2 kali mengalahkan Napoli dengan skor 1-0.
Getty Images

Sekilas, undian yang hasilnya mempertemukan dengan Napoli jelas tak menguntungkan bagi Eintracht Frankfurt. I Partenopei adalah salah satu tim yang menakutkan di Liga Champions musim ini. Sebelum dikalahkan Liverpool pada matchday terakhir, tim asuhan Luciano Spalletti mengemas 5 kemenangan.

Jejak Napoli pada fase grup itu berbeda dengan Frankfurt. Die Adler bisa dikatakan tertatih-tatih dan lolos berkat keajaiban. Tim asuhan Oliver Glasner memang memetik 3 kemenangan, tapi semuanya hanya dengan selisih 1 gol. Lalu, mereka pun 2 kali kalah saat tandang.

Akan tetapi, menilik rekor pertemuan, Frankfurt justru diuntungkan. Pada Piala UEFA 1994-95, Die Adler mampu menyingkirkan I Partenopei berkat sepasang kemenangan 1-0. Pada leg I di kandang sendiri, Frankfurt menang berkat bunuh diri Renato Buso. Sementara itu, di San Paolo, Ralf Falkenmayer mencetak gol tunggal.

Head to Head Dortmund vs Chelsea (0-0-0)

Laga Borussia Dortmund vs Chelsea baru kali ini terjadi.
Getty Images

Sama-sama langganan berkiprah di pentas antarklub Eropa, terutama Liga Champions, Borussia Dotmund dan Chelsea ternyata belum pernah bertemu. Tak hanya itu, Die Schwarzgelben dan The Blues bahkan sama sekali tak pernah menjalani laga persahabatan.

Alhasil, faktor ini akan membuat laga Dortmund vs Chelsea pada babak 16 besar Liga Champions kali ini sangat menarik. Meskipun demikian, The Blues sebetulnya bisa lebih lega karena punya rekor bagus menghadapi wakil Jerman. Sepanjang sejarah, mereka membukukan 11 kemenangan, 9 seri, dan hanya 7 kali kalah.

Sementara itu, rekor pertemuan Dortmund dengan wakil Inggris terbilang ketat. Dari 37 kesempatan, Die Schwarzgelben meraup 14 kemenangan dan 16 kekalahan. Sisanya, 7 pertandingan berakhir imbang. Khusus menghadapi klub-klub London, hasilnya pun ketat, yakni 7 kali menang, 1 kali imbang, dan 8 kali kalah.

Head to Head Brugge vs Benfica (0-0-0)

Partai Club Brugge vs Benfica baru kali ini terjadi.
Getty Images

Berbeda dengan Liverpool vs Real Madrid dan Paris Saint-Germain vs Bayern Munich yang disebut sebagai big match, laga Club Brugge vs Benfica adalah pertemuan dua kuda hitam. Keduanya tak berasal dari liga papan atas dan tak punya reputasi mentereng di Eropa pada beberapa dekade terakhir.

Seperti halnya Borussia Dortmund vs Chelsea, pertemuan Brugge vs Benfica pada 16 besar Liga Champions 2022-23 ini juga jadi yang pertama sepanjang sejarah. Meskipun begitu, ini bukanlah kali pertama Brugge menghadapi klub Portugal dan bukan pula kesempatan pertama Benfica melawan klub Belgia.

Brugge telah 15 kali melawan 5 wakil Portugal dengan hasil 5 kali menang, 3 kali seri, dan 7 kali kalah. Sementara itu, Benfica telah 22 kali melakoni laga menghadapi 7 klub Belgia. Hasilnya, mereka mampu meraup 12 kemenangan, 5 kali imbang, dan hanya 5 kali kalah.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img