Herbstmeister dan Unggul 9 Poin, Bayern Takkan Terbendung?

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Paruh pertama Bundesliga 2021-22 telah usai. Bayern Munich memantapkan diri sebagai herbstmeister dengan koleksi 43 poin. Die Roten unggul 9 poin atas Borussia Dortmund, sang pesaing terdekat, yang kalah 2-3 dari Hertha Berlin pada spieltag ke-17, akhir pekan lalu.

Kekalahan Dortmund di kandang Hertha jadi sorotan. Salah satu legenda Jerman, Lothar Matthaeus, sangat kecewa. Dia bahkan terang-terangan menyebut persaingan telah berakhir. Bayern, menurut dia, tak akan terbendung lagi untuk meraih gelar ke-31 di Liga Jerman.

Borussia Dortmund tertinggal 9 poin dari Bayern Munich yang jadi herbstmeister.
Getty Images
- Advertisement -

Ada dua hal yang disorot Matthaeus. Pertama, selisih 9 poin terlalu besar. Mustahil Bayern bisa terpeleset pada paruh kedua dengan keunggulan sebesar itu. Kedua, Dortmund sebagai pesaing terkuat tak pernah menunjukkan kelayakan jadi juara. Tim asuhan Marco Rose berkali-kali terjerembap.

Dortmund sebetulnya sempat mendekati Bayern. Pada spieltag ke-13, akhir November lalu, mereka dengan 30 poin hanya tertinggal 1 angka dari sang juara bertahan. Namun, dalam 4 pekan berikutnya, mereka hanya meraih 4 poin. Sementara itu, Die Roten menyapu bersih 12 poin.

Arti Herbstmeister bagi Bayern

- Advertisement -

Menilik sejarah Bayern Munich di Liga Jerman, terutama sejak era Bundesliga pada 1963-64, keyakinan Lothar Matthaeus sangat beralasan. Die Roten sangat jarang gagal menjadi juara ketika mampu merebut titel herbstmeister. Dalam 24 kesempatan terdahulu, hanya 3 kali mereka gagal.

Artinya, dengan menjadi juara paruh musim, kans Bayern untuk juara Bundesliga mencapai 87,5%. Tiga kegagalan dialami Die Roten pada 1970-71, 1992-93, dan 2011-12. Pada tiga musim itu, gelar juara direbut Borussia Moenchengladbach, 1.FC Kaiserslautern, dan Borussia Dortmund.

Borussia Dortmund adalah tim terakhir yang menggagalkan Bayern Munich mengonversi herbstmeister jadi bundesmeister.
spiegel.de
- Advertisement -

Bagaimana soal selisih 9 poin yang dinilai Matthaeus sudah terlalu besar? Sejak sistem 3 poin untuk kemenangan diberlakukan di Bundesliga pada 1995-96, klub yang unggul setidaknya 9 poin pada paruh musim memang tak ada yang gagal mengakhiri musim sebagai kampiun.

Tercatat ada lima herbstmeister dengan keunggulan setidaknya 9 poin yang lantas tak terbendung. Pertama, Borussia Dortmund pada 2010-11 dengan keunggulan 10 poin. Berikutnya, Bayern Munich pada 2012-13 (9 poin), 2013-14 (10 poin), 2014-15 (11 poin), dan 2017-18 (11 poin).

Hal lain yang membuat Bayern Munich kian sulit dikejar Borussia Dortmund pada musim ini adalah perbedaan selisih gol. Die Roten memiliki selisih gol +40, sementara Die Schwarzgelben hanya +15 gol. Perbedaan 25 gol ini jadi pekerjaan rumah tambahan selain selisih 9 poin yang ada saat ini.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img