5 Fakta Final Euro Perempuan 2022 yang Dimenangkan Inggris

BACA JUGA

Football5star.com, Indonesia – Timnas Inggris akhirnya juara. Kesempatan pertama menjuarai Piala Eropa didapat oleh timnas wanitanya.

Ya, The Lionesses baru saja mengalahkan Jerman dengan skor 2-1 di final. Berlangsung di Wembley, laga harus diselesaikan lewat extra time.

- Advertisement -

The Lionesses membuka skor lebih dulu melalui Ella Toone pada awal babak kedua. Kemudian Jerman menyamakan kedudukan melalui sontekan Lina Magull di mulut gawang.

Tanpa pemenang selama 90 menit, laga berlanjut ke babak tambahan. Masuk sebagai pemain pengganti, Chloe Kelly jadi pembeda negaranya lewat gol pada menit ke-110.

- Advertisement -

Leah Williamson dkk pun berhasil mengunci gelar juara Euro perempuan 2022. Keberhasilan ini yang juga diiringi kegagalan Jerman turut memunculkan beberapa fakta menarik.

Football5star telah merangkum 5 di antaranya:

  • Sarina Wiegman Masih 100 Persen
sarina wiegman-inggris-walesonline
walesonline
- Advertisement -

Jika ada satu sosok yang layak disematkan sebagai pahlawan, Sarina Wiegman lah orangnya. Baru ditunjuk sebagai pelatih Inggris tahun lalu dia telah mengubah skuat menjadi menakutkan.

Keberhasilan Sarina juara Euro bukan yang pertama kali. Lima tahun lalu dia juga mengangkat piala yang sama. Bedanya, saat itu dia masih menjabat sebagai pelatih Belanda.

Dia pun menjadi pelatih pertama yang mampu juara Euro bersama dua negara berbeda. Hebatnya lagi catatan itu dibuat dengan 100 persen kemenangan. Ya, selama di Euro, baik 2017 maupun 2022 sekarang Sarina Wiegman selalu menang.

  • Jerman Kalah Perdana
timnas wanita jerman vs inggris-bavarianfootballworks
bavarianfootballworks

Jika Sarina Wiegman meneruskan torehan 100 persen kemenangan dan juara, hal sebaliknya justru dialami Jerman. Kekalahan di Wembley tidak hanya membuat mereka gagal meraih trofi Eropa kesembilan.

Lebih dari itu, hasil 1-2 merupakan kekalahan perdana Jerman di final Euro perempuan. Ya, selama ini Lea Oberdorf dkk selalu menang di final.

Delapan kali menembus final, delapan kali pula juara. Tapi superioritas tersebut akhirnya terhenti di tempat sakral tuan rumah bernama stadion Wembley.

  • Inggris Juara Pertama Kali

Bagi Fran Kirby dkk, juara Euro merupakan prestasi tertinggi. Sebab dalam sejarahnya mereka tak pernah mengangkat piala.

Sejak Euro perempuan dihelat pada 1984 silam, hanya dua kali mereka menembus final. Yakni pada edisi pertama dan 2009 silam di Finlandia.

Edisi ke-13 yang blernagung tahun ini merupakan ketiga kalinya mereka menembus final. Dan pada kesempatan ketiga tidak ada yang disia-siakan. The Lionesses menumbangkan ratu Eropa, Jerman, yang sebelumnya mengalahkan mereka di final 2009 silam.

  • Beth Mead Top Skorer dan Top Assist

Selain Chloe Kelly dan Ella Toone yang mencatatkan namanya di papan skor di final tadi malam, nama lain yang tak boleh dilupakan atas kesuksesan sang tuan rumah adalah Beth Mead.

Sepanjang turnamen dia tampil digdaya. Keinginan Sarina Wiegman untuk bermain dinamis dengan prassing tinggi diaplikasikan oleh bintang Arsenal. Di Euro perempuan 2022 Beth Mead keluar sebagai top skorer dengan enam gol.

Tak cuma pencetak gol terbanyak yang diambil. Sang bomber juga menempatkan diri sebagai top assist dengan empat umpan berbuah gol. Namanya sekaligus tercatat sebagai pemain pertama Britania yang terpilih sebagai pemain terbaik.

  • Nestapa Alexandra Popp

Cedera sudah menjadi hantu menakutkan untuk semua pesepak bola. Karena cedera bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu.

Cedera pula yang menghantui Alexandra Popp di final. Dia tampak baik-baik saja dan siap diturunkan Martina Vogs. Tapi saat berlatih terakhir di stadion Wembley, masalah muncul. Sang kapten diterpa cedera otot.

Alexandra Popp pun absen di final. Momen ini tentu memilukan untuknya sebab dia sudah absen di dua edisi terakhir Euro karena cedera.

Kini di Wembley dia juga tidak bisa bertanding karena cedera. Padahal Popp telah mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai pemain pertama dalam sejarah yang selalu mencetak gol di semua pertandingan Euro.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img