Tak Lanjut Latih Brunei, K. Rajagopal Ungkap Satu Kekesalan

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Hanya sekejap saja K. Rajagopal menangani timnas Brunei Darussalam. Baru menjalani tahun pertama dari 2 tahun kontraknya, harus melepas jabatan tersebut. Hal yang menyesakkan, tak ada satu pun laga yang dijalani tim asuhannya.

Hal itu jadi sumber kekecewaan dan kekesalan terbesar Rajagopal. Pasalnya, dia merasa timnas Brunei bisa berbuat sesuatu. Dia melihat potensi besar yang dimiliki para pemain Brunei. Namun, apa daya, Asosiasi Sepak Bola Brunei Darussalam (FABD) membatalkan laga karena pandemi COVID-19.

K. Rajagopal tak menjalani satu laga pun selama setahun menangani timnas Brunei Darussalam.
the-fabd.com
- Advertisement -

“Setelah melihat para pemain yang berlatih dengan sungguh-sungguh, timbul keyakinan pada diri saya bahwa ini mungkin saat yang tepat untuk lolos ke fase grup (Piala AFF 2020). Saya yakin kami bisa menang atas Timor Leste” urai K. Rajagopal seperti dikutip Football5Star.com dari Astro Arena.

Lebih lanjut, eks pelatih timnas Malaysia saat juara Piala AFF 2010 tersebut mengungkapkan, “Bila pemain-pemain bisa merasakan persaingan di Piala AFF, itu mungkin akan jadi suntikan bagi mereka dan para pemain muda berikutnya untuk berkiprah di Piala AFF.

Putusan bersama K. Rajagopal dan FABD

- Advertisement -

Meskipun demikian, K. Rajagopal tak kecewa kepada FABD. Dia menegaskan, dirinya tidaklah dipecat. Putusan mengakhiri kontrak dibuat bersama-sama dan demi kebaikan bersama pula. Dia menilai situasi yang ada memang tidak baik juga bagi dirinya.

“Saya datang ke sana dengan harapan besar karena kita tahu mereka sudah lama tak masuk fase grup Piala AFF. Tiba-tiba, pada Agustus merebak COVID-19 sehingga tidak ada aktivitas apa pun dan kami menaril diri dari (play-off) Piala AFF,” kata Rajagopal.

Timnas Brunei Darussalam kalah dari Timor Leste pada play-off Piala AFF 2018.
affsuzukicup.com
- Advertisement -

Dia kemudian menambahkan, “Setelah itu, kedua pihak berdiskusi dan tiba pada satu putusan karena situasi COVID-19, tak mungkin kita bekerja dengan baik. Sebagai pelatih, saya tak bisa melakukan yang diinginkan, federasi pun tak mendapat apa yang dikehendaki. Pada akhirnya, kedua pihak sepakat inilah yang terbaik.”

Adapun mengenai masa depannya, K. Rajagopal tak mau tergesa-gesa. Dia mengaku akan melihat dan menanti opsi terbaik untuk kariernya ke depan. Soal tawaran melatih, dia mengaku belum ada karena publik pun baru mengetahui dirinya tak lagi menangani timnas Brunei Darussalam.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img