Kebahagiaan Ausilio Usai Inter Milan Lepas Conte, Lukaku, dan Hakimi

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan tidak menunjukkan tanda-tanda melemah usai ditinggal empat sosok pentingnya. Yaitu Antonio Conte, Romelu Lukaku, Achraf Hakimi, dan Christian Eriksen.

Antonio Conte enggan meneruskan kerja sama karena kebijakan transfer klub setelah diterpa masalah keuangan. Sedangkan Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi dilepas ke klub lain. Adapun Christian Eriksen tidak bisa meneruskan karier di Serie A karena masalah jantung.

inter milan
sempreinter
- Advertisement -

Kehilangan empat sosok tersebut diprediksi akan membuat mereka melemah. Tapi kenyataannya La Beneamata kini memimpin Serie A dan menembus 16 besar Liga Champions.

Keberhasilan ini pun membuat Piero Ausilio senang. Menurutnya kehilangan pemain dan pelatih yang membawa tim scudetto tidak akan bisa membunuh klub sebesar Inter.

- Advertisement -

“Kami tidak pernah menyerah. Kehilangan orang-orang ini tampak seperti gunung besar untuk didaki, tapi hal yang menyenangkan tentang sepak bola adalah selalu memberi Anda peluang baru,” tutur Ausilio kepada Sky Sport Italia, Kamis (16/12/2021).

inter milan
eriksen conte-sky sport

“Situasinya tidak seburuk yang digambarkan. Kehilangan Conte, Lukaku, Hakimi, dan Eriksen bisa membunuh siapa pun, tapi tidak dengan Inter. Anda tidak boleh menyerah setelah kesulitan pertama,” ia menambahkan.

Inter Milan Musim Ini Lebih Stabil dari Musim Lalu?

- Advertisement -

Untuk mengisi kekosongan yang ditinggal empat sosok itu, La Beneamata mendatangkan empat pengganti sepadan.

Di balik kemudi ada Simone Inzaghi. Dalam deretan pemain Inter Milan menggaet Denzel Dumfries, Edin Dzeko, Joaquin Correa, serta Hakan Calhanoglu.

Inter milan vs Cagliari - Lautaro Martinez - Liga Italia - @inter_en 2
twitter.com/inter_en

Hasilnya pun luar biasa. Para pemain baru langsung memberikan kontribusi nyata. Bahkan sebelum pergantian tahun mereka telah membawa klub ke puncak klasemen.

Padahal musim lalu I Nerazzurri masih kesulitan mencari konsistensi. Anak asuh Antonio Conte baru tampil stabil usai tersingkir dari Liga Champions dan mulai memimpin Serie A saat memasuki Februari.

Melihat apa yang terjadi musim ini dan musim lalu, bisa dibilang Inter saat ini lebih stabil. Apalagi mereka juga sukses menembus 16 besar Liga Champions. Padahal dalam tiga musim terakhir Lautaro Martinez dkk selalu gagal.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img