Mengenal Jacob Italiano, Pencetak Gol Indah di Gawang Indonesia

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia menuai hasil buruk pada laga pertama Kualifikasi Piala U-23 2022. Anak-anak asuh Shin Tae-yong takluk 2-3 dari timnas U-23 Australia, Selasa (26/10/2021) malam WIB. Pada laga itu, ada satu pemain lawan yang tampil luar biasa. Dialah Jacob Italiano.

Pertandingan memasuki menit ke-77, Italiano melakukan manuver. Menguasai bola di sektor kiri, dia bergerak menusuk ke tengah. Setelah melewati adangan tiga pemain Indonesia, dia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti ke pojok kiri atas gawang tanpa mampu ditahan kiper Ernando Ari Sutaryadi.

- Advertisement -

Gol indah itu jadi puncak penampilan Italiano saat melawan Indonesia. Sebelumnya, berkali-kali dia melakukan aksi-aksi memukau yang membuat pertahanan Garuda Muda goyah. Setiap kali menguasai bola, dia bisa memberikan ancaman dengan aksi-aksi individual dan visi bermainnya.

Italiano memang salah satu pemain terbaik di timnas U-23 Australia. Dia saat ini membela Borussia Moenchengladbach II yang berlaga di Regionalliga. Dari musim 2019-20, dia telah 50 kali membela tim asuhan Heiko Vogel dengan torehan 5 gol dan 1 assist.

Jacob Italiano Sudah Menawan Sejak Belia

Sejak kemunculannya pada 2017, sosok Jacob Italiano langsung menarik perhatian. Bergabung dengan tim U-21 Perth Glory pada Juli tahun itu, dia hanya butuh waktu 2 bulan untuk naik ke tim utama dan berlaga di A-League. Dalam umur 16 tahun 3 bulan 20 hari, dia menjalani debut saat Perth Glory menang 2-0 di kandang Melbourne Victory.

Pada tahun yang sama, Italiano sudah masuk radar Borussia Moenchengladbach. “Kami tahu pasar Australia. Kami betul-betul tertarik terhadap sang pemain, tapi tak bisa merekrutnya sekarang,” kata Direktur Olahraga Max Eberl kala itu seperti dikutip Football5Star.com dari ESPN.

Jacob Italiano melakukan debut di A-League bersama Perth Glory pada umur 16 tahun.
ftbl.com.au

Borussia Moenchengladbach memang teradang aturan yang melarang perekrutan pemain dari luar negeri saat masih di bawah umur. Mereka pada akhirnya mengangkut sang pemain pada awal 2018 saat umurnya menginjak 18 tahun. Setelah tampil bagus bersama tim Gladbach II, dia pun sempat diikutkan pada pramusim tim utama oleh pelatih kala itu, Marco Rose.

“Aku bergabung dengan tim utama pada pramusim. Itu sungguh tak bisa dipercaya. Aku baru saja datang, jadi tentu saja itu sangat bagus. Ada banyak pemain top di sana. Mereka tengah dalam performa terbaik dan bermain di kompetisi teratas,” urai Jacob Italiano dalam wawancara dnegan Optus Sport.

Bantuan dari Kompatriot

Bergabung dengan klub baru di negeri di Eropa dengan bahasa yang tak dikuasainya, adaptasi Jacob Italiano terbilang lancar. Dia mengakui hal itu tak terlepas dari peran kompatriotnya yang lebih dulu bergabung dengan tim Gladbach II dari Melbourne Victory, Christian Theoharous.

“Tentu saja, keberadaan orang Australia lain sangat bagus dan memudahkanku. Dia sudah berada di sini sejak tahun lalu dan sudah tahu klub ini luar-dalam. Aku hanya perlu bekerja untuk lebih konsisten dan semoga saja kesempatan akan datang,” ucap pemain kelahiran 30 Juli 2001 itu kepada Special Brodacasting Service.

Jacob Italiano sempat memperkuat tim utama Borussia Moenchengladbach pada pramusim.
Getty Images

Akan tetapi, kebersamaan Italiano dengan Theoharous tak berlangsung lama. Pasalnya, manajemen Die Fohlen melepas sang kompatriot pada awal musim 2021-22 setelah menderita cedera sejak November 2020. Toh, itu tak berpengaruh pada performanya. Musim ini, dia sudah 9 kali tampil di Regionalliga.

Di mata Vogel, Italiano adalah pemain potensial dengan etos bagus. “Jacob adalah pemain yang menerima apa pun yang Anda minta di lapangan. Dia sama sekali tak masalah dan saya pun tak akan memainkan dia di posisi ini (bek kiri) jika tak yakin dia mampu melakukannya,” kata sang pelatih kepada Rheinische Post, Mei silam

Di tengah upayanya meraih kepercayaan lebih besar dari Heiko Vogel, Jacob Italiano punya misi besar bersama timnas U-23 Australia. Seperti diungkapkan pelatih Trevor Morgan, mereka harus lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022 di Uzbekistan. Untuk itu, aksi-aksi menawan dan gol indahnya kembali dibutuhkan saat melawan Indonesia untuk kali kedua pada Jumat (29/10/2021).

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img