Jadi Legenda Derbi Milan, Romelu Lukaku Lebih Baik dari Ibrahimovic

BACA JUGA

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Romelu Lukaku begitu emosional setelah menjebol gawang Gianluigi Donnarumma pada menit ke-66 laga Derby della Madonnina, Minggu (21/2/2021). Sembari menunjuk dadanya, dia berteriak, “Aku, aku, akulah yang terbaik! Berikan kepadaku dan aku akan mengurusnya. Aku sudah katakan itu!”

Tak jelas betul kepada siapa ucapan itu ditujukan Lukaku. Namun, bila merujuk laga Derbi Milan sebelumnya, sangat mungkin itu ditujukan kepada Zlatan Ibrahimovic. Pasalnya, dalam cekcok yang berujung kartu kuning dari wasit kala itu, Ibra sempat menyombongkan dirinya.

- Advertisement -

Kini, Ibrahimovic hanya bisa diam. Pada laga Derby della Madonnina di San Siro, dia tak bisa berbuat banyak bagi AC Milan yang lantas kalah 0-3. Bahkan, dia tak bermain penuh. Pada menit ke-75, pelatih Stefano Pioli menariknya dan memasukkan gelandang sayap Samu Castillejo.

Ibrahimovic pun sudah selayaknya menjura di hadapan Lukaku dan mengakui kehebatannya. Bukan apa-apa, pada laga itu, striker asal Belgia tersebut menahbiskan diri sebagai legenda baru pada Derbi Milan berkat golnya.

Mencetak gol ketiga Inter, Lukaku menjadi pemain ketiga yang mampu mencetak gol dalam empat edisi beruntun Derby della Madonnina pada pentas Serie A. Dua pemain yang lebih dulu melakukan hal tersebut adalah Benito Lorenzi untuk Inter pada 1950 dan Romeo Benetti bagi Milan pada musim 1972-73.

Lukaku Cetak Gol di 5 Derbi Milan

Zlatan Ibrahimovic tak berdaya dan harus mengakui kehebatan Romelu Lukaku pada laga AC Milan vs Inter Milan.
tuttomercatoweb.com

Tak hanya itu, Romelu Lukaku menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol dalam lima edisi beruntun Derbi Milan pada semua ajang. Selain menjebol gawang Milan pada empat laga Serie A, dia juga melakukan hal yang sama pada satu laga Coppa Italia.

Sebelum Lukaku, para pemain lain paling hanya mampu membuat gol dalam empat Derby della Madonnina secara beruntun. Selain Lorenzi dan Benetti, ada lima pemain lain yang mampu melakukan itu. Mereka adalah Giuseppe Meazza, Pietro Serantoni, Roberto Boninsegna, Amarildo, dan Andriy Shevchenko.

Ibrahimovic sebetulnya berpeluang masuk ke dalam daftar tersebut. Dalam tiga Derby della Madonnina terakhir, striker gaek asal Swedia itu selalu mampu mencetak gol. Namun, dia mejan dan gagal menjebol gawang Inter pada derbi kali ini.

Rekor mencetak gol dalam lima laga beruntun inilah yang menjadikan Lukaku sebagai legenda baru Derbi Milan. Rekor itu pun dipastikan sulit untuk dipatahkan karena dibuat sang striker pada lima penampilan awalnya pada derbi yang menautkan AC Milan dengan Inter Milan tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img