Janny Sikazwe, 2018 Dituduh Korupsi, Kini Rusak Laga Tunisia vs Mali

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Janny Sikazwe membuat namanya sendiri terkenal seantero dunia. Sayang, orang mengenalnya karena keputusan ceroboh yang dibuat pada laga Tunisia vs Mali di Piala Afrika Rabu lalu.

Masalah ada di dua keputusan tak masuk akal Janny Sikazwe. Laga baru berjalan 85 menit ia sudah meniupkan peluit panjang.

- Advertisement -

Keputusan ini pun berujung protes. Kemudian sang pengadil melanjutkan pertandingan. Celakanya, ia kembali membuat hal sama saat memasuki menit ke-89.

janny sikazwe-tunisia-cgtnafrica
cgtnafrica

Belum 90 menit Sikazwe dua kali menyudahi pertandingan. Peluit panjangnya pada menit ke-89 tidak seperti empat menit sebelumnya. Ia bersikukuh menyudahi pertandingan.

- Advertisement -

Kubu Tunisia lantas melayangkan protes keras. Pemain, staf, hingga pelatih mengamuk ke wasit asal Zambia. Sementara Mali antara percaya dan tidak percaya mencoba menikmati kemenangan 1-0.

Terkait masalah ini CAF sudah memberikan keterangan. Federasi sepak bola Afrika menyebut sang pengadil mengalami dehidrasi dan harus dilarikan ke rumah sakit.

janny sikazwe
diraxe
- Advertisement -

“Wasit menderita heat stroke dan dehidrasi yang sangat parah yang menyebabkannya kehilangan fokus. Dia di bawa ke rumah sakit,” kata salah satu petinggi CAF, Essam Abdel-Fatah seperti dilansir BBC.

Janny Sikazwe Bikin Geger Liga Champions Afrika

Apa yang dilakukan Janny Sikazwe seolah membuka aib lama yang pernah dibuat empat tahun lalu. Sang pengadil pernah diskors oleh Federasi Sepak Bola Afrika (CAF).

janny sikazwe-whatsnews2day
whatsnews2day

Ia diduga menerima suap pada semifinal Liga Champions Afrika antarra Esperance vs Primeiro Agosto. Kala itu Sikazwe memberikan penalti kontroversi untuk tuan rumah.

Sedangkan gol yang dicetak Primeiro Agosto dianulir karena dianggap telah terjadi pelanggaran terlebih dulu.

“Ketua Dewan Disiplin memutuskan ada alasan yang baik untuk mengadakan dengar pendapat mengenai tuduhan korupsi yang dilakukan terhadap Janny Sikazwe,” demikian pernyataan CAF 2018 lalu seperti dilansir Sportbible.

“Dia untuk sementara diskors dari semua kegiatan sepak bola yang terkait dengan CAF sambil menunggu siding di hadapan komite disiplin,” lanjut pernyataan tersebut.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img