Jerman, Satu-Satunya Tim Top yang Tak Pernah Absen Beruntun di Piala Dunia

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2022.Mereka dikandaskan tim kejutan, Makedonia Utara dengan skor 0-1, Jumat (25/3/2022) dinihari WIB.

Ini kegagalan kedua beruntun Italia. Sebelumnya mereka bernasib sama di Piala Dunia 2018. Catatan ini sekaligus jadi yang pertama kali dirasakan Gli Azzurri.

- Advertisement -

Ini menambah panjang catatan buruk tim-tim besar Eropa yang pernah gagal ke ajang prestisius empat tahunan.

jerman-Kekalahan timnas Italia dari Makedonia Utara membuat Roberto Mancini dalam tekanan.
Getty Images

Menariknya, ada satu tim besar lain yang tak pernah senasib dengan para pemenang Piala Dunia seperti Italia, Spanyol, atau Prancis. Negara itu adalah Jerman.

- Advertisement -

Dalam sejarahnya, Der Panzer tak pernah gagal ke Piala Dunia secara beruntun. Memang mereka dua kali gagal menembus turnamen tersebut.

Akan tetapi itu tidak berlangsung dua edisi beruntun. Der Panzer absen pada edisi pertama 1930 silam. Mereka juga tidak ikut ke Brasil pada 1950.

jerman
- Advertisement -

Selebihnya Jerman selalu ambil bagian di Piala Dunia. Total sudah 20 kali mereka ikut serta. Catatan ini membuat mereka hanya kalah dari Brasil (22 kali), yang jadi satu-satunya tim yang tak pernah absen di Piala Dunia.

Fakta ini sekaligus membuktikan konsistensi peraih empat gelar. Meskipun tidak semua edisi mereka lalui dengan memuaskan.

Kendati begitu, mereka setidaknya lebih baik dari tim-tim besar Eropa lainnya. Spanyol pernah gagal di dua edisi beruntun pada Piala Dunia 1970 dan 1974.

prancis-chronicle live
Chronicle Live

Pada dua gelaran selanjutnya, giliran Inggris yang merasakan momen memilukan itu. Lalu ada Belanda, tim yang dijuluki juara tanpa mahkota, gagal tampil pada 1982 dan 1986.

Yang cukup mengejutkan adalah Prancis. Sebelum merasakan trofi pertama di rumah sendiri pada 1998, Les Blues tak mampu terbang ke di Italia dan Amerika Serikat.

Berbeda dengan negara-negara di atas, apa yang dirasakan Portugal lebih perih lagi. Bagaimana tidak, tiga edisi beruntun mereka gagal mencapai putaran final, yakni 1990, 1994, dan 1998.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img