Jorge Jesus Tak Terima Benfica Kalah 0-4 dari Bayern Munich

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Benfica harus menerima kekalahan telak dari Bayern Munich pada matchday III Liga Champions, Kamis (21/10/2021) dini hari WIB. Sempat menahan 0-0 pada babak pertama, tim asuhan Jorge Jesus akhirnya takluk 0-4. Keempat gol Die Roten tercipta dalam kurun 12 menit dari menit ke-70.

Skor akhir di Stadion Da Luz itu tak bisa diterima Jesus. Dia menegaskan, hasil akhir tak mencerminkan permainan di lapangan. Dalam pandangannya, As Aguias tak seharusnya kalah sedemikian telak karena sempat memaksa Manuel Neuer melakukan penyelamatan gemilang.

Manuel Neuer disebut sebagai sosok pembeda pada laga Benfica vs Bayern Munich oleh Jorge Jesus.
Getty Images
- Advertisement -

“Kami sama sekali tak frustrasi. Benfica bermain bagus selama 75 menit. Kami kebobolan dari set piece dan kemudian tertinggal 0-2 dalam kurun 5 menit. Itu satu-satunya hal yang membuat frustrasi,” urai Jorge Jesus selepas laga seperti dikutip Football5Star.com dari Record.

Lebih lanjut, pelatih berumur 67 tahun itu menambahkan, “Sebelum kebobolan, tim yang punya dua peluang emas justru Benfica. Dua penyelamatan dari kiper mereka menggagalkan 2 gol kami. Dia memang salah satu yang terbaik di dunia dan jadi pembeda pada laga tadi.”

Jorge Jesus Puji Gnabry

Selain penyelamatan gemilang Manuel Neuer, Jorge Jesus mengungkapkan hal lain yang membuat Benfica kalah telak. Itu adalah pergantian pemain yang dilakukan Bayern Munich. Secara khusus, dia menyebut satu nama yang dianggap mengubah jalannya permainan.

“Kami mampu mengimbangi permainan hingga skor berubah jadi 1-0. (Serge) Gnabry adalah pemain yang merusak permainan kami dengan mengobrak-abrik sisi kiri,” kata eks pelatih Flamengo itu tanpa basa-basi. “Saya sangat kesal dan frustrasi kebobolan 4 gol karena kami tak patut kebobolan sebanyak itu.”

Serge Gnabry dinilai Jorge Jesus sebagai sosok yang mengubah jalannya pertandingan Benfiva cs Bayern Munich.
Getty Images

Gnabry memang menjadi kunci. Masuk menggantikan Benjamin Pavard pada babak kedua, dia mampu melakukan tusukan-tusukan berbahaya dari sisi kanan. Meskipun tak mencetak gol, dia berandil besar pada dua gol, yakni gol bunuh diri Everton dan gol kedua Leroy Sane.

Secara umum, Jorge Jesus mengakui kualitas pemain-pemain pengganti Bayern memang lebih baik. “Saya tak menduga akan kebobolan 4 gol. Saya mengira mereka paling banyak membuat 2 gol dan kami mampu mencetak 1 atau 2 gol. Namun, para pemain pengganti mereka mengubah keadaan,” ucap dia legawa.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img