Jose Mourinho: AS Roma Memiliki Musim yang Positif

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, menekankan bahwa sejauh ini musim timnya masih berjalan dengan positif walaupun kalah di dua laga terakhir. Mourinho juga masih berbicara tentang kekalahan memalukan 6-1 melawan Bodo/Glimt.

AS Roma akan berhadapan dengan Napoli di pekan ke-9 Serie A, Minggu (24/10/21). Giallorossi menderita dua kekalahan beruntun sebelumnya, melawan Juventus dan Bodo/Glimt. Mourinho mengatakan bahwa Roma masih memiliki musim yang baik.

Jose Mourinho disebut Jesse Lingard sangat membenci cedera yang dialami pemainnya.
football.london
- Advertisement -

“Kami menjalani musim positif, dengan penampilan yang lebih positif daripada hasil,” kata Mourinho seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

“Kami memiliki 15 poin Serie A, kami pantas mendapatkan lebih. Ini pertandingan yang sulit, karena Napoli memenangkan delapan pertandingan dan dalam kondisi yang baik.

“Nicolo Zaniolo dan Rick Karsdorp sudah siap bermain, kami akan memulai tim yang sama saat bermain melawan Juventus.”

Jose Mourinho: Saya Bertanggung Jawab Atas Kekalahan Lawan Bodo/Glimt

Dibantai Bodo Glimt 6-1, Jose Mourinho Keluhkan Kualitas Pemain Pelapis (Manchester Evening News)
Manchester Evening New

Mourinho sebelumnya mengatakan bahwa dia mengkritisi para pemain lapis yang bermain melawan Bodo/Glimt, dimana mereka kalah 6-1. Namun The Special One sekali lagi menegaskan bahwa dia bertanggung jawab atas kekalahan itu.

“Ketika seseorang mengatakan Mourinho tidak bahagia, itu adalah kebohongan besar. Mourinho ingin lebih banyak pemain? Tentu saja, seperti semua orang, dia ingin para pemain merotasi skuat dan menjaga keseimbangan,” ujarnya.

“Mourinho ingin semua pemain berada di level yang sama? Ya, tapi Mourinho bukan pecundang dan dia menghormati (pemilik klub) Friedkins dan (direktur) Tiago Pinto. Mourinho menerima situasinya dan mengerti.

“Hasil seperti melawan Bodo/Glimt terjadi sekali seumur hidup, tapi hanya saya yang bertanggung jawab. Bukan para pemain, bukan Tiago.

“Saya memutuskan untuk memainkan tim yang saya tahu akan mengambil risiko kalah dalam permainan. Saya tidak berpikir itu akan menjadi bencana seperti ini, tetapi tanggung jawab tetap menjadi milik saya.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img